MELILEA di SCTV

October 15, 2008

Saksikan Melilea Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Nyoman Maulana Seorang Konsumen Melilea Konsultan Call: 021-98712280
Bisnis Organik Konsultasi Kesehatan Tips Hidup Sehat Melilea

Video Melilea Organik

August 11, 2008

Video Melilea Organik

Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Nyoman Maulana Seorang Leader Melilea Konsultan Call: 021-98712280
Bisnis Organik Konsultasi Kesehatan Tips Hidup Sehat

http://melilea-organik.com

Inilah Video Melilea Organik

Melilea

Video Melilea Organik

Makanan Oganik dengan 6 Mitosnya

TREN mengonsumsi makanan organik memang mulai meningkat seiring dengan kesadaran akan betapa pentingnya faktor makanan bagi kesehatan. Sebagian masyarakat bahkan rela mengeluarkan bujet lebih besar demi mendapatkan buah-buahan atau sayuran organik yang di Tanah Air relatif masih terbilang lebih mahal ketimbang jenis biasa.

Mengonsumsi makanan organik secara konsisten diyakini dapat menjadi upaya mempetahankan diri dari ancaman beragam penyakit. Makanan organik dinilai sehat karena pada saat proses penanaman sampai panen tidak mengalami proses kimiawi atau menggunakan bahan sintetik, seperti pestisida, herbisida, pupuk dengan kandungan kimia, penyuntikan hormon atau antibiotik, serta prosesnya tanpa radiasi ionisasi maupun pemodifikasian genetik. Karena itu, proses yang natural tersebut aman untuk dikonsumsi oleh tubuh.

Makanan Organik meskipun menyehatkan, sebenarnya tak semua makanan organik menguntungkan. Ada beberapa mitos seputar makanan organik yang harus diluruskan. Dengan memahaminya, Anda dapat menggunakan makanan organik dengan tepat.

1. Organik selalu aman dan baik bagi lingkungan?.
Organik memang ditanam di tanah yang tidak terkontaminasi kandungan kimia atau disiram dengan pestisida dan jenis zat kimia lain seperti halnya lahan pertanian biasa. Namun begitu, sejak lahan pertanian organik hanya memproduksi setengah dari produksi pertania konvensional. Penanaman organik menjad memboroskann lahan dalam penanaman buah da sayuran.

Dennis Avery dari Hudson Institute’s Center for Global Food Issues memperkirakan pertanian sistem modern menghemat hingga 15 juta meter persegi pembukaan hutan dan habitat binatang liar. Jika seluruh dunia harus memilih penanaman organik, kita harus mengorbankan hutan hingga 10 juta mil persegi hutan.

2. Organik lebih banyak mengandung nutrisi?
Berbagai studi mengenai makanan organik selalu tidak konsisten. Ada yang menyebut kandungan vitamin C dalam tomat organik lebih baik ketimbang tomat biasa; ada juga yang menemukan kadar anti-kanker flavonoids pada jagun dan strawberri organik. Namun riset lainnya menyebutkan bahwa makanan organik tidak memiliki keunggulan lebih dalam hal kandungan nutrisi . Apa yang membuat perbedaan mencolok dalam hal kandungan nutrisinya adalah berapa lama ditanam dan disimpan di rak makanan. Bayam misalnya, bia kehilangan setengah dari kadar foliatenya dalam selang waktu sepekan.

3. Organik lebih enak rasanya?
Tidak ada yang bisa mengungkapkannya kecuali dalam sebuan penelitian tentang apel, di mana yang jenis organik memang lebih unggul. Untuk mendapatkan raspberries yang rasanya lebih alami atau asam-manis, Anda harus membelinya di tempat buah itu ditanam, pada musimnya dan tidak disimpan dalam jangka waktu lama. Kenyataannya, buah atau sayuran tidak akan lagi dalam kondisi terbaiknya bila sudah melewati penerbangann yang lama atau melewati proses pelapisan. Belum lagi bila harus tersimpan selama seminggu di pasar atau toko.

4. Tak perlu dicuci terlalu bersih seperti makanan biasa.
Seluruh produk organik, apakah dibeli dari toko grosir atau petani lokal di dekat rumah Anda, tetap rawan akan kontaminasi bakteri seperti E. coli. Tanah dan sumber pengairan yang terkontaminasi E. coli bisa menempel da masuk dalam buah atau sayur. Melon, selada, tauge, tomat, sbayam, daun bawang, bisa tercemar ketik mereka tumbuh dan dekat dengan tanah. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah: Cuci semua produk dengan air yang mengalir.

5. Memakai organik = membantu petani kecil atau perusahaan ramah lingkungan?
Perusahaan-perusahaan raksasa di AS justru berbisnis di sektor organik. General Mills memiliki Cascadian Farms, Kraft berada di belakang Back to Nature dan Boca Burger. Kellogg’s memiliki Morningstar Farms, Tingginya permintaan membuat perusahaan-perusahaan ini mengimpor baha-bahan organik semurah mungkin dari negara lain. Meski nilai penjualan produk makanan organik di AS melonjak hingga $1 miliar pada tahun lalu, ironisnya hanya sekitar 16 persen saja yang ditanam di lahan lokal. Dengan CO2 yang dihasilkan dari transportasi, keramahan produk organik bagi lingkungan menjadi dipertanyakan.

6. Organik lebih sehat buat Anda?
Makanan organik tidak lagi menyehatkan bila bentuknya sudah menjadi kripik organik, soda organik atau kue organik. Gula dari tebu organik juga tetaplah gula, keripik dari kentang organik juga tetaplah digoreng.

Sumber : yanagizawa.blogspot.com

Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Nyoman Maulana Seorang Leader Melilea Konsultan Call: 021-98712280
Bisnis Organik Konsultasi Kesehatan Tips Hidup Sehat Melilea
http://melilea-organik.com

Bisnis Melilea

May 9, 2008

Bisnis melilea

Bisnis Melilea bergerak dalam bidang makanan organik

Saat ini orang menyadari adanya peningkatan jumlah dan jenis makanan organik yang tersedia di pusat-pusat perbelanjaan bahan makanan. Salah satu jenis makanan sehat yang disebut sebagai makanan organik telah menyebar luas dari sangat eksklusif dan jarang menjadi mudah ditemui di pasaran.

Mungkin timbul pertanyaan dalam dirimu apa sih makanan organik? Apakah itu makanan yang sehat? Apakah aman untuk dikonsumsi? Apakah mereka cukup memberi keuntungan dengan uang tambahan yang kita keluarkan dengan harga yang relatif mahal dibanding makanan biasa? Lalu bagaimanakah rasanya?

Makanan organik adalah sejenis makanan yang saat masa pertumbuhannya tidak menggunakan bahan-bahan seperti: pestisida, herbisida, antibiotik, bioengineering, hormon, radiasi ionisasi, dan bahan penyubur tanaman yang terbuat dari kandungan sintetis. Makanan organik yang berasal dari hewan seperti daging merah, telur, dan makanan tanpa lemak adalah makanan yang berasal dari hewan yang bahan makanannya 100 persen makanan organik. Tidak pernah disuntik antibiotik atau makanan penyubur dan dibiarkan tumbuh normal dan bisa berhubungan dengan lingkungan luar.

Jika sebuah produk berlabel organik, hal ini berarti pemerintah telah memberi sertifikat setelah melakukan tinjauan pada lahan pertanian tempat produk diproduksi. Para petani yang memproduksi makanan organik menggunakan sumber-sumber yang terdaur ulang yang menjaga kesuburan tanah dan ketersediaan air untuk generasi mendatang.

Makanan organik pun ada berbagai macam:
– Berlabel ”100 persen organik”, makanan yang mengandung seluruh bahan organik.
– Berlabel ”Organik”, makanan yang paling tidak mengandung 95 persen kandungan organik.
– Berlabel ”Terbuat dari bahan organik”, biasanya terdiri atas 70 persen bahan-bahan organik.

Istilah lain yang sering kita dengar berhubungan dengan makanan alami atau organik adalah sustainable (berkelanjutan). Istilah ini mendorong konsumsi makanan lokal yang proses perkembangannya secara tradisional yang ada di dekat kita dengan teknik yang tidak merusak lingkungan, berdasarkan musim dan menjaga lahan agrikultural. Makanan organik dan sustainable tak selamanya memiliki arti sama. Sebagai contoh, tomat organik mungkin saja tak termasuk makanan sustainable jika didatangkan dari luar negeri ke Indonesia dengan menggunakan kapal laut. Dan, di sisi lain, bahan makanan yang berasal dari lokal dan diolah dengan sustainable belum tentu ditumbuhkembangkan secara organik.

Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Nyoman Maulana Seorang Leader Melilea Konsultan Call: 021-98712280
http://melilea-organik.com

Melilea Toolbar

May 9, 2008

Melilea Toolbar

Nikmati pengalaman menarik dengan mendownload melilea toolbar Download Our Melilea Free Toolbar

Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Nyoman Maulana Seorang Leader Melilea Konsultan Call: 021-98712280
Bisnis Organik Konsultasi Kesehatan Tips Hidup Sehat Melilea

http://melilea-organik.com

Melilea Organik Makanan Kesehatan

Terapi Berpuasa
Mengaktifkan Sel-Sel
Menguatkan Sistem Endoktrin
Membersihkan Toksin Tubuh
Menyeimbangkan Nutrisi Dalam Tubuh
Memperkuat Metabolisme

Melangsingkan Badan

Memperkuat Sistem Pertahanan
Mencegah Datangnya Penyakit Modern
Meningkatkan Fungsi Fisiologis

Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Nyoman Maulana Seorang Leader Melilea Konsultan Call: 021-98712280
Bisnis Organik Konsultasi Kesehatan Tips Hidup Sehat Melilea

http://melilea-organik.com

Makanan Organik

March 2, 2008

Makanan Organik

Bisnis Makananan Melilea

Saat ini orang menyadari adanya peningkatan jumlah dan jenis makanan organik yang tersedia di pusat-pusat perbelanjaan bahan makanan. Salah satu jenis makanan sehat yang disebut sebagai makanan organik telah menyebar luas dari sangat eksklusif dan jarang menjadi mudah ditemui di pasaran.

Mungkin timbul pertanyaan dalam dirimu apa sih makanan organik? Apakah itu makanan yang sehat? Apakah aman untuk dikonsumsi? Apakah mereka cukup memberi keuntungan dengan uang tambahan yang kita keluarkan dengan harga yang relatif mahal dibanding makanan biasa? Lalu bagaimanakah rasanya?

Makanan organik adalah sejenis makanan yang saat masa pertumbuhannya tidak menggunakan bahan-bahan seperti: pestisida, herbisida, antibiotik, bioengineering, hormon, radiasi ionisasi, dan bahan penyubur tanaman yang terbuat dari kandungan sintetis. Makanan organik yang berasal dari hewan seperti daging merah, telur, dan makanan tanpa lemak adalah makanan yang berasal dari hewan yang bahan makanannya 100 persen makanan organik. Tidak pernah disuntik antibiotik atau makanan penyubur dan dibiarkan tumbuh normal dan bisa berhubungan dengan lingkungan luar.

Jika sebuah produk berlabel organik, hal ini berarti pemerintah telah memberi sertifikat setelah melakukan tinjauan pada lahan pertanian tempat produk diproduksi. Para petani yang memproduksinya menggunakan sumber-sumber yang terdaur ulang yang menjaga kesuburan tanah dan ketersediaan air untuk generasi mendatang.

Makanan organik pun ada berbagai macam:
– Berlabel ”100 persen organik”, makanan yang mengandung seluruh bahan organik.
– Berlabel ”Organik”, makanan yang paling tidak mengandung 95 persen kandungan organik.
– Berlabel ”Terbuat dari bahan organik”, biasanya terdiri atas 70 persen bahan-bahan organik.

Istilah lain yang sering kita dengar berhubungan dengan makanan alami atau organik adalah sustainable (berkelanjutan). Istilah ini mendorong konsumsi makanan lokal yang proses perkembangannya secara tradisional yang ada di dekat kita dengan teknik yang tidak merusak lingkungan, berdasarkan musim dan menjaga lahan agrikultural. Makanan organik dan sustainable tak selamanya memiliki arti sama. Sebagai contoh, tomat mungkin saja tak termasuk makanan sustainable jika didatangkan dari luar negeri ke Indonesia dengan menggunakan kapal laut. Dan, di sisi lain, bahan makanan yang berasal dari lokal dan diolah dengan sustainable belum tentu ditumbuhkembangkan secara organik.

Peluang Bisnis | Peluang Usaha | Bisnis Internet | Bisnis Online Halal

Bisnis Halal

Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Nyoman Maulana Seorang Leader Melilea Konsultan Call: 021-98712280
Bisnis Organik Konsultasi Kesehatan Tips Hidup Sehat Melilea

http://melilea-organik.com

Makanan Organik Kian “Ngetren”

UMBI radies (semacam lobak) yang dibudidayakan secara organik oleh produsen sayuran organik Kampung Panaruban, Sagala Herang, Kab. Subang. Sebagian masyarakat perkotaan yang sudah sadar akan pentingnya kesehatan (“health awarness”), makanan-makanan organik memang sedang digandrungi.* ADE BAYU

FANNY mengaku sudah mengonsumsi makanan-makanan organik sejak dirinya tahu bahwa efek pestisida sangat membahayakan tubuh. “Kebayang kan, tanpa sadar kita sedang menumpuk zat-zat berbahaya seperti karsinogen ke dalam tubuh. Ugh.. ngeri! Bisa-bisa ntar saya kena kanker,” ujar Fanny, karyawati sebuah perusahaan BUMN di Bandung.

Lain Fanny lain pula Muti. Bagi Muti, makanan organik sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Maklumlah, Muti dan keluarganya memang baru kembali ke tanah air setelah 3 tahun ikut suaminya menyelesaikan program doktor di Eropa. “Tapi sayang ya, di sini tidak semua supermarket menyediakan makanan organik,” keluhnya.

Bagi sebagian masyarakat perkotaan yang sudah sadar akan pentingnya kesehatan (health awareness), makanan-makanan organik memang sedang digandrungi. Bahkan beberapa kalangan selebriti seperti Sarah Sechan, Gunawan, Sofia Latjuba, dan masih banyak lagi, dengan terang-terangan menyatakan hanya ingin hidup sehat dengan sayuran dan makanan-makanan organik.

Menurut standar yang ditetapkan Amerika Serikat seperti dirilis situs food for health, makanan organik adalah makanan-makanan yang “100% organik” dan “organik” (untuk yang setidaknya 95%) diproduksi tanpa hormon, antibiotik, herbisida, insektisida, pupuk kimia, radiasi untuk mematikan kuman, atau tanaman/ hewan yang mengalami modifikasi genetis (GMO, genetically modified organism).

Itulah sebabnya, masih menurut situs itu tadi, masyarakat Singapura akan lebih menyukai sayuran dengan bekas gigitan ulat dibandingkan dengan sayuran mulus. Pasalnya, gigitan ulat notabene menjadi penanda bahwa sayuran tersebut diproduksi secara organik.

Lalu bagaimana dengan di Indonesia? Menurut Nick Djatnika dari Kandaga Organic, produsen makanan-makanan organik Kampung Panaruban, Sagala Herang, Kab. Subang Jawa Barat, mengonsumsi makanan-makanan organik saat ini sudah menjadi gaya hidup sebagian orang. Hal itu sejalan dengan semakin membaiknya tingkat kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.

Jika dikelompokkan, ada dua jenis konsumen makanan-makanan organik. Konsumen yang sudah aware dengan kesehatan dan konsumen mantan pasien yang pernah menderita suatu penyakit tertentu. Konsumen pertama bertujuan lebih kepada menjaga (preventif) sedangkan konsumen kedua bertujuan untuk merehabilitasi (kuratif) kondisi kesehatan mereka.

Namun, jika melihat latar belakang sosial, menurut Costumer Affair Kandaga Organic, Sari yok Koeswoyo, 60 % konsumen makanan organik adalah kalangan ekspatriat, sedangkan sisanya (40 %) adalah masyarakat pribumi yang umumnya pernah tinggal di luar negeri.

Meski demikian, tren ini semakin berkembang dan meluas. Hal itu seiring dengan semakin banyaknya masyarakat yang ingin hidup lebih sehat.

Jumlah terbesar dari konsumen ini masih dipegang Jakarta, disusul Bogor dan Bandung. Hal itu dapat dilihat dari beberapa permintaan yang masuk langsung kepada dirinya maupun ke focalpoint Kandaga Organic. “Alasan mereka mengonsumsi sayuran ini karena mereka ingin hidup lebih sehat. Masyarakat semakin menyadari bahwa sakit itu jauh lebih mahal dibandingkan dengan sehat,” ujar Sari.

Kebutuhan pasar yang kian tinggi ternyata tidak diimbangi dengan ketersediaan barang. Diakui Jatnika, bergerak di sayuran organik memang membutuhkan kerangka berpikir yang berbeda. Meskipun sistem pengelolaannya sangat bergantung kepada alam, semua sistem dan tata kelolanya harus bersertifikasi. Makanya tidak heran jika sayuran organik hanya dapat diperoleh di pasar-pasar swalayan tertentu. Bahkan Sari mengakui, pihaknya lebih memilih sistem delivery untuk melayani pelanggannya. Selain pelanggan lebih terpuaskan, pengantaran barang pun bisa disesuaikan dengan produksi.

Meski demikian, cara seperti itu tidak mempersempit pasar. Promosi dari mulut ke mulut justru lebih memperluas konsumen makanan organik. Malah Sari mengakui, permintaan seringkali jauh lebih tinggi dibandingkan dengan ketersediaan barang.

“Mungkin di situlah mengapa sebagian kalangan menilai kalau sayuran organik itu mahal. Teori pasar kan memang begitu. Ketika permintaan tinggi, barang tidak ada, pasti mahal,” ujarnya.

Padahal, sistem produksi dan pengelolaan sayuran organik memang harus bersertifikasi. Sedangkan syarat untuk sertifikasi saja memerlukan dana yang tidak sedikit. “Tapi kalau konsumennya sudah aware dengan kesehatan, tidak akan merasa mahal kok. Lagi pula, kesehatan kan memang investasi,” paparnya.

**

TREN mengonsumsi makanan organik di masyarakat diakui ahli gizi dr. Kunkun K. Wiramihardja, M.S. Bila dilihat dari sisi petani, kecenderungan mengembangkan sayuran jenis ini menurut dr. Kunkun merupakan usaha petani untuk memotong kerusakan fisik sayuran dan penyusutan gizi sayuran tersebut. Sebab produksi sayuran yang bukan organik, memungkinkan tingkat kerusakan sayuran sangat tinggi dibandingkan dengan sayuran organik.

Secara fisik, sayuran biasa (anorganik) cenderung cepat busuk dibandingkan dengan sayuran organik. Sayuran ini juga sangat mungkin terkontaminasi insektisida dan pestisida yang digunakan pada proses produksi (penanaman).

Bukan hanya sayuran, tanah sebagai media tanam juga bisa cepat rusak. Karena sayuran yang diproduksi anorganik, harus diberi pupuk kimia dan untuk mengusir hama digunakan insektisida. Akibatnya, mungkin sayuran bisa terbebas hama dan cepat sistem produksinya. Tetapi menghadirkan “penyakit baru” yang merupakan efek dari insektisida dan pestisida.

Sayuran organik lebih banyak dikembangkan oleh para petani intelek. Berbeda dengan sayuran organik. Sejak awal, proses penanaman sayuran organik diupayakan terhindar dari zat-zat kimia. Sayuran organik diproduksi secara alami dengan menggunakan pupuk kandang dan agar terhindar dari hama, digunakan pengusir hama dari tumbuhan.

Cara produksi tanaman ini sebenarnya jauh lebih mahal dan rumit dibandingkan dengan memproduksi sayuran biasa. Oleh karena itu wajar, bila harga sayuran ini lebih mahal dibandingkan dengan harga sayuran biasa (anorganik).

Akan tetapi bila dilihat dari sisi ahli gizi, tidak ada perbedaan kandungan gizi ataupun vitamin antara sayuran organik dan sayuran biasa. Hanya, sayuran organik lebih terhindar dari kemungkinan pencemaran zat-zat kimia pestisida, insektisida, maupun herbisida sehingga konsumen bisa lebih percaya diri bahwa makanan yang dikonsumsinya diproduksi dengan cara sehat.

Kandungan vitamin sayuran sangat ditentukan oleh cara pengolahan dan cara penyimpanannya. Sayuran organik tidak akan bermanfaat bagi tubuh kalau pengolahannya tidak tepat.

Pengolahan sayur oganik yang tepat, sebaiknya direbus walau cumabeberapa menit. Sedangkan untuk sayuran jenis salad/lalap yang langsung dimakan akan lebih aman bila diseduh air panas terlebih dahulu atau dicuci dengan teliti.

Hal itu dilakukan agar terhindar dari telur-telur cacing yang mungkin masih tertinggal. Mengingat sayuran organik tidak menggunakan zat-zat kimia pengusir hama, termasuk cacing. “Mencuci atau merebus sayuran itu penting agar terhindar dari telur-telur cacing. Tetapi jangan berlebihan karena akan mengurangi kadar kandungan vitamin sayuran tersebut,” papar dr. Kunkun.

Daya tahan sayuran organik memang berbeda dengan sayuran biasa. Sayuran organik bisa lebih tahan lama bila disimpan di lemari pendingin. Jika sayuran biasa hanya tahan satu minggu di lemari es, sayuran organik bisa lebih lama dua kali lipat.

Meski demikian, konsumen sayuran organik harus tetap memerhatikan cara penyimpanan. Serangga lalat, selama ini dianggap paling berbahaya, tapi jangan abaikan pula kecoa. Penyimpanan sayuran organik yang salah dapat mengundang makhluk menjijikkan ini menghampirinya.

Sama halnya dengan sayuran lain, sayuran organik mengandung vitamin C dan vitamin B Kompleks. Jika pengolahan dan penyimpannya tidak tepat, semua kandungan tersebut akan menyusut atau hilang sama sekali.
Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Nyoman Maulana Seorang Leader Melilea Konsultan Call: 021-98712280
Bisnis Organik Konsultasi Kesehatan Tips Hidup Sehat Melilea

http://melilea-organik.com

Melilea Organik

November 19, 2007

Melilea organik

pengaruh bahan reaksi sampah klasifikasi senyawa beras matter ayam jurnal kimia beras farming membuat pupuk pengertian pupuk insektisida senyawa teh sertifikasi isolasi fungsi bahan bahan bahan limbah cara membuat pupuk acid rice semikonduktor melilea organik
sintesis senyawa macam pupuk bahan tanah teknologi pertanian sistem pertanian gangguan mental plant jenis pupuk
pupuk cair padi journal chemistry pertanian padi pengaruh pupuk pertanian cara pembuatan pupuk daur ulang bahan
ppt synthesis budidaya sayuran susunan senyawa pupuk sawah membran senyawa dan annitrogen sayuran aplikasi pupuk isolasi tegangan tinggi pupuk nasa produk pertanian sayuran pupuk journal of chemistry buah chemistry zat kimia manfaat bahan petani ethanol syarat pupuk bahan isolasi adalah sampah dan non architecture food solar cell keracunan bahan kimia pdf dan kandungan bahan melilea greenfield pemanfaatan sampah journal pertanian di indonesia melilea international bahan compounds bahan kimia pangan chemistry pdf standard penelitian bahan pertanian pdf zat pestisida melilea sayur
manfaat pupuk pupuk cair agriculture kadar bahan product penggunaan pupuk jurnal c komposisi pupuk zat dalam airbudidaya padi bertani dissolved matter indonesia pengembangan pertanian isolator bahan di laut jurnal sintesis www melilea com
coating melilea indonesia tea praktikum kimia produk total karbon pupuk dan pengolahan sampah jurnal bahan
unggas pemanfaatan garam asam bahan dalam tanah kebun farm pengolahan limbah bisnis sayuran kopi garam asam pelarut sampah non makanan www melilea vegetable hormon slide of chemistry sosialisasi tanaman pdf mental peranan bahan residu pupuk synthesis compound greenfield uu tani makanan c total carbon pemanfaatan limbah diet melilea ppt solar cell kimia
arsitektur synthesis sampah dan pencemaran bahan fertilizer solvent herbisida bahan dan biologi tanah penetapan bahan
pasar pupuk cair super bionik kimia senyawa c tanah sintesis evolusi penetapan bahan tanahasam cabe undang undang tomat
physical chemistrysoil matter an nasa senjata waste penelitian bahan tanah perkembangan pertanian artikel kimia
tanaman pesticide restoran tanah certificat ionisolasi senyawa bakteri budidaya bahan pupuk chemistry store
mulsa sintesis kimia pemanfaatan pupuk produk melilea briket sampah vegetables pembuatan pupuk kompos melilea greenfield
pencemaran compound jurnal pupuk dekomposisi bahan sintesa produsen pupuk

Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Nyoman Maulana Seorang Leader Melilea Konsultan Call: 021-98712280
Bisnis Organik Konsultasi Kesehatan Tips Hidup Sehat Melilea

http://melilea-organik.com

Melilea kesehatan secara organik

Melilea greenfield organic,

Produk melilea menjaga kesehatan tubuh

Melilea Organik

Kesehatan sangatlah penting dan mahal. Beribu-ribu bahkan berjuta-juta orang yang sakit sangat mendambakan kesembuhan. Kesehatan perlu dijaga. Kesehatan sangat berarti bagi orang yang menjalani aktivitas. Tanpa kesehatan apalah arti menjalani hidup ini. Makanya kita perlu menjaga kesehatan-kesehatan tubuh kita.

Kita dapat menjaga kesehatan-kesehatan tubuh dengan mengkonsumsi makanan organik. Melilea adalah salah satu makanan organik yang baik untuk menjaga kesehatan-kesehatan organ tubuh. Melilea mampu memperlancar metabolisme sehingga baik untuk kesehatan-kesehatan. Selain itu melilea mampu menyeimbangkan makro dan mikro molekul di dalam tubuh. Kesehatan-kesehatan tubuh sangat perlu diperhatikan. Melilea menjaga kesehatan-kesehatan tubuh secara alami. melilea mewujudkan kesehatan tubuh tanpa efek samping. Melilea menjaga kesehatan-kesehatan fungsi organ dalam tubuh.

Melilea Organik Dirumuskan oleh peneliti dan ahli organic terkenal, Dr. Henry Chang bapak dari teori organic.
Makanan lengkap yang paling menyerupai susu ibu masa kini. Tanpa garam, gula, penstabil, pengawet, kanji, lemak, perasa dan pewarna tiruan.
Memadukan 3 keampuhan terunggul di dunia:
-Fungsi makanan organik
-Fungsi Naturopati
-Fungsi penyembuhan alami
1. Fungsi makanan organic
Bapak dari teori organic, Dr. Henry Chang, menyatakan bahwa makanan organic berarti semua jenis produk yang berasal dari pertanian yang bebas dari pupuk buatan, bahan kimia atau bahan tambahan mulai dari awal pemrosesan, dimana semua bahan berasal dari alam.
Manfaat dari makanan organic termasuk: Mempertahankan dan meningkatkan keseimbangan ekologi.
Mengurangi resiko kesehatan, karena makanan organik bebas dari bahan-bahan kimia. Bebas dari GMO (Genetically Modified Organism)/ rekayasa genetika. Bebas dari Bovine Spongiform Encephalopathy (BSE) atau penyakit sapi gila. Terbukti mengandung gizi yang lebih banyak dibandingkan dengan makanan yang berasal
dari pertanian biasa/ tradisional.Mengurangi resiko infeksi pathogenic seperti E.coli dan mycotoxin.

Melilea Greenfield Organik makanan alami Dibuat lebih dari 28 jenis sayur-sayuran, buah-buahan dan biji-bijian yang dihancurkan menjadi serbuk di bawah suhu rendah tanpa kelembaban dengan teknologi tinggi. Sehingga kandungan zat-zat yang bermanfaat seperti vitamin, mineral, enzim, zat hijau daun (chlorophyl) maksimal, berbeda dengan sayuran atau bijian yang dimasak dengan air atau minyak panas sebagian besar dari kandungan zat-zat tersebut telah hilang. Karena berbentuk serbuk yang sudah hancur maka dengan mudah diserap oleh usus manusia dan telah dirumuskan untuk menjadi secara sempurna dengan tubuh kita.

2. Fungsi Naturopati
Kekuatan penyembuhan alami -Tubuh memiliki kemampuan untuk membentuk, mempertahankan serta memulihkan kesehatan-kesehatan tubuh. Menetapkan dan merawat penyebab – Penyebab penyakit harus ditemukan dan dimusnahkan sebelum seseorang dapat sembuh secara keseluruhan. Cara-cara yang digunakan harus dapat memusnahkan gejala-gejala bukan menekannya. Pencegahan merupakan obat terbaik – Mengutamakan pembentukan kesehatan bukan melawan penyakit. Naturopati beranggapan bahwa seseorang menjadi sakit disebabkan oleh penumpukan toksin-toksin. Oleh sebab itu, untuk menjaga kesehatan-kesehatan, kita harus membuka diri kita ter