Jerawat Komedo

May 27, 2008

Jerawat Komedo

Komedo adalah nama ilmiah dari pori-pori yang tersumbat (jerawat), bisa terbuka atau tertutup. Ada dua istilah jerawat komedo, yaitu komedo ‘blackhead’ dan whitehead’. Jerawat komedo yang terbuka disebut juga “blackhead”, terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam. Perlu diketahui bahwa yang berwarna hitam itu bukan kotoran; sebenarnya itu adalah penyumbat pori yang berubah warna karena teroksidasi dengan udara. Jerawat komedo yang tertutup disebut juga sebagai “whitehead”. Jerawat komedo tersebut memiliki kulit yang tumbuh diatas pori-pori yang tersumbat; sehingga terlihat seperti tonjolan putih kecil-kecil di bawah kulit.
Apa sih penyebab Jerawat komedo ini? jerawat jenis ini disebabkan sel-sel kulit mati dan kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit. Bila kita tidak meng-exfoliate kulit wajah secara berkala, maka sel-sel kulit mati menumpuk di kulit. Meng-expoiate bisa dilakukan dengan scrub, cuci muka dengan waslap, memakai sabun yang mengandung salicylic acid (AHA/BHA, dan lain-lain). Minyak di permukaan kulit kemudian menutup sel-sel kulit, sehingga terjadilah penyumbatan. Make-up dan produk penataan rambut yang mengandung minyak dapat memperparah keadaan. Berkeringat dan udara yang panas dan lembap dapat juga menyumbat pori-pori.

Sumber : dakwah-muslim.blogspot.com

Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Nyoman Maulana Seorang Leader Melilea Konsultan Call: 021-98712280
Bisnis Organik Konsultasi Kesehatan Tips Hidup Sehat Melilea

http://melile-organik.com

Tips Mengatasi Jerawat

Jerawat adalah kondisi yang wajar di masa remaja. Ketika anak memasuki masa pubertas, kelenjar pituitary nya mulai aktif dan mengeluarkan sejumlah hormon. Perubahan hormonal tersebut merangsang kelenjar minyak di wajah untuk menjadi aktif. Tipe jerawat yang biasanya muncul pada kulit remaja adalah acne vulgaris. Jerawat tersebut biasanya muncul pada wajah, leher, bahu, punggung bagian atas, dan dada.

Folikel rambut yang terdapat dalam pori-pori kulit mengandung kelenjar sebaceous atau kelenjar minyak. Kelenjar itu menghasilkan sebum, yaitu minyak yang melumasi rambut dan kulit. Di masa pubertas, kelenjar tersebut menjadi sangat aktif dan terkadang menghasilkan minyak yang terlalu banyak. Tumpukan sel kulit mati dan produksi minyak yang berlebihan akan membuat pori-pori kulit tersumbat. Hal itu membuat bakteri (yang disebutPropionibacterium acnes) akan terjebak di dalam pori-pori dan berkembang biak. Akibatnya, kulit akan meradang sehingga bengkak dan memerah, serta terkadang timbul benjolan yang berisi nanah di dalamnya.

Tumbuhnya jerawat di masa remaja memang tak terhindarkan, namun ada beberapa cara untuk mengurangi jerawat yang berkembang biak tersebut:

* Cuci muka adalah hal yang sangat penting untuk menjaga kebersihan muka. Mencuci muka akan membantu membersihkan kelebihan minyak dan sel kulit mati yang mungkin akan menyumbat pori-pori kulit. Namun, jangan terlalu sering mencuci muka karena kulit akan menjadi terlalu kering atau justru membuat jerawat menjadi semakin meradang. Gunakan sabun wajah yang lembut dan sesuai dengan jenis kulit.
* Usahakan mandi seusai berolahraga atau kegiatan lainnya yang membuat tubuh sangat berkeringat karena keringat dapat menyumbat pori-pori dan membuat jerawat bertambah parah.
* Jika Anda menggunakan produk untuk kulit, seperti pelembut atau make-up, carilah yang mencantumkan label non-comedogenic atau non-acnegenic karena produk tersebut tidak menyumbat pori-pori.
* Jangan pernah memencet jerawat karena akan membuat jerawat semakin parah atau meradang, dan ketika sembuh akan menimbulkan bekas yang sulit hilang.
* Usahakan untuk menjaga kebersihan wajah dengan baik.
* Makan makanan yang bernutrisi sangat bermanfaat bagi kesehatan kulit. Kandungan vitamin dan mineral di dalamnya merupakan ?makanan? yang baik untuk kulit.
* Jika jerawatnya terhitung sudah sangat parah, segera ke dokter kulit untuk mengatasi masalah tersebut.

Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Nyoman Maulana Seorang Leader Melilea Konsultan Call: 021-98712280
Bisnis Organik Konsultasi Kesehatan Tips Hidup Sehat Melilea

Tips mengatasi jerawat dengan melilea

Jerawat Datang, Masalah Menghadang

TIPE kulit wajah setiap orang berbeda. Permasalahannya pun beragam. Salah satunya jerawat yang timbul tanpa disadari. Bagaimana mengatasinya?

Hampir semua orang pernah mengalami masalah jerawat di sekitar wajah. Biasanya saat jerawat pertama sudah muncul, akan disusul yang berikutnya.

Jerawat merupakan suatu kondisi kulit yang umum terjadi berupa penyumbatan pada pori-pori kulit, timbul bintik-bintik dan meradang. Jika terinfeksi, jerawat bisa abses (mengandung nanah).

Menurut Spesialis Kulit Kecantikan dari Puan Butique, dr Amaranila Lalita Drijono SpKK, jerawat terjadi karena penyumbatan pada pori-pori kulit wajah. “Yang akhirnya, timbul bulatan yang tadinya merah dan mulai diraba menjadi mulai keras, sakit dan membesar, dan lama-kelamaan akan mengeluarkan nanah,” ujar Lalita.

Ia kadang muncul dalam bentuk bintik-bintik putih atau bintik-bintik hitam. Sama seperti penyakit lainnya, ia memang datang tanpa disangka. Penyebab timbulnya jerawat sangat bermacam-macam. Satu di antaranya karena pola hidup seseorang.

“Timbulnya jerawat pada seseorang berbeda-beda, tergantung gen yang dibawa dari orangtua, pengaruh lingkungan, dan tergantung pada daya tahan tubuh masing-masing orang,” sebut Lalita yang juga praktik di Rumah Sakit Internasional Bintaro.

Banyak mitos yang mengatakan bahwa makan kacang membuat munculnya jerawat. Ternyata hal tersebut tidak sepenuhnya salah. Kacang merupakan salah satu makanan yang bisa menghasilkan lemak.

“Sebetulnya makanan, secara tidak langsung memengaruhi timbulnya jerawat. Tetapi hanya makanan tertentu, misalnya makanan yang mengandung kadar lemak yang tinggi seperti keju, cokelat. Pokoknya semua makanan yang menggemukkan,” kata dokter spesialis kulit klinik Sam Marie Dr Tjut Nurul Alam Jacoeb SpKK(K).

Tidak hanya kacang, menurut Tjut Nurul, pada makanan lainnya yang mengandung lemak tinggi juga dapat memicu timbul jerawat pada wajah. Rambut dengan gaya berponi di sekitar muka bisa menjadi penyebab timbulnya jerawat.

“Apabila terdapat permukaan kulit yang tertutupi, maka akan menimbulkan tertutupnya hubungan dengan udara luar. Karena itu penguapan keringat akan terganggu sehingga terjadi penyumbatan yang menimbulkan jerawat,” tuturTjut Nurul.

Jerawat memang tidak terlalu membahayakan. Namun, ia dapat menimbulkan dampak negatif pada orang yang mengalaminya. Antara lain, permukaan wajah tidak sehalus sebelum terkena jerawat karena timbulnya masalah seperti bolong-bolong pada kulit wajah atau bopeng sebagai vlek bekas jerawat. “Wajah yang terkena jerawat biasanya akan berbekas,” katanya.

Dampak lainnya yang ditimbulkan adalah dampak psikologis seperti rasa malu jika jerawat yang muncul banyak. Apalagi untuk jerawat yang timbul di tempat yang terlihat seperti pada bagian pipi atau dahi seseorang.

“Orang yang biasanya punya jerawat biasanya malu, kepercayaan dirinya berkurang. Apalagi kalau wanita, ada jerawat satu aja, dia pasti kalang kabut ditambah senewen, dan pasti langsung konsultasi ke dokter spesialis kulit,” tuturnya.

Penyembuhan yang ditawarkan dari masalah ini sangat beragam. Banyaknya iklan untuk remaja dimulai dari obat muka, pelembap sampai sabun pencuci wajah untuk menghilangkan jerawat semakin dipromosikan.

Menurut Lalita, untuk mencegah dan untuk menghilangkan jerawat berbeda-beda sesuai dengan kondisi seseorang. Bisa dilihat berdasarkan tipe kulit seseorang. Ada yang menggunakan sabun pencuci muka, ia tidak muncul.

Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Nyoman Maulana Seorang Leader Melilea Konsultan Call: 021-98712280
Bisnis Organik Konsultasi Kesehatan Tips Hidup Sehat Melilea
http://melilea-organik.com

tanaman pengusir jerawat

September 16, 2007

tanaman pengusir jerawat

Banyak tanaman yang punya khasiat mengobati berbagai keluhan atau penyakit. Lima tanaman pengusir jerawat akan diinformasikan dibawah ini.

Ada yang menganggapnya sepele, tapi ada pula yang menganggap kehadirannya
sebagai ‘musibah.’ Apalagi kaum hawa. Biasanya, mereka akan langsung melakukan segala upaya untuk membuang benda satu ini, jerawat.

Banyak jenis obat dan perawatan yang ditawarkan untuk membuang jerawat. Namun, sesungguhnya alam sudah menyediakan aneka tanaman yang mampu melenyapkan jerawat. Tanaman-tanaman itu antara lain tomat, jeruk nipis, belimbing wuluh, mentimun, dan temulawak.

KLIK – DetailTomat
Tomat termasuk tanaman perdu semusim, batangnya masif, berbulu, dan berbuku-buku. Bunganya keluar dari ketiak daun, berwarna putih. Buahnya ketika muda berwarna hijau, lantas menjadi merah setelah beranjak tua. Buah tomat mengandung aneka vitamin, antara lain vitamin C, vitamin A dan B1, serta mengandung zat-zat seperti protein, kalsium, fosfor, besi, dan belerang.

Guna mengusir jerawat, coba pilih buah tomat yang sudah masak. Kemudian potong rata-rata, dan setelah itu langsung dipakai untuk menggosok wajah berjerawat. Jika Anda tekun membiasakan diri memakai buah tomat, wajah Anda pun dijamin bakal kembali berseri-seri, bebas dari jerawat.

KLIK – DetailBelimbing Wuluh
Tanaman belimbing wuluh dapat tumbuh baik di tempat terbuka. Batangnya tidak banyak bercabang, sedang daunnya bersirip genap. Bunganya kecil-kecil menggantung berwarna merah atau keunguan. Daging buahnya banyak mengandung air yang berasa asam. Warna buah ada yang hijau, ada pula kuning muda atau putih. Belimbing wuluh mengandung kalium oksalat, flavonoid, pektin, tanin, asam galat, dan asam ferulat.

Untuk menyingkirkan jerawat, ambil 5 buah belimbing wuluh, cuci bersih lalu tumbuk sampai halus. Setelah itu, remas dengan air garam seperlunya. Gosokkan pada wajah atau bagian kulit lain yang berjerawat. Lakukan tiga kali sehari. Niscaya, wajah Anda akan kembali mulus berseri.

KLIK – DetailMentimun
Tanaman mentimun tergolong tanaman merambat atau menjalar. Batangnya berbulu halus, dan panjangnya mencapai 3 meter. Bunganya berwarna kuning. Buahnya berbentuk bulat-panjang. Buah mentimun, di samping memang banyak mengandung air, juga mengandung vitamin A, B1 dan C serta beberapa zat, seperti saponin, protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, dan belerang.

Berkaitan dengan jerawat, pilih mentimun yang masih muda. Cuci bersih, lalu potong-potong. Perlahan, gosokkan pada wajah yang berjerawat. Biasakan minimal 3 kali sehari.

KLIK – DetailJeruk Nipis
Pada umur 2 – 3 tahun, pohon jeruk nipis mulai berbuah. Buahnya sebesar bola pingpong, berwarna hijau atau kekuning-kuningan, dan rasanya asam. Buah jeruk nipis mengandung unsur-unsur senyawa kimia antara lain limonen, linalin asetat, geranil asetat, fellandren, sitral, dan asam sitrat. Untuk menghadang jerawat, cermati buah jeruk nipis yang telah tua, lalu potong rata-rata. Gosokkan pada wajah berjerawat, sekitar 2-3 kali sehari.

KLIK – DetailTemulawak
Komponen utama kandungan zat dalam rimpang temulawak adalah kurkumin dan minyak atsiri. Kurkumin bermanfaat sebagai acnevulgaris, anti-inflamasi (antiradang), dan anti-hepatotoksik (antikeracunan empedu). Kandungan kurkumin dalam rimpang temulawak berkisar 1,6 – 2,2 persen, dihitung berdasarkan berat kering. Sedangkan minyak atsiri temulawak mengandung phelandren, kamfer, borneol, xanthorrhizol, dan sineal.

Bila ingin wajah tidak ‘ternodai’ jerawat, ambil 1 jari rimpang temulawak, cuci bersih dan potong-potong. Rebus dengan air bersih sebanyak 4 gelas, lalu biarkan mendidih hingga tinggal separuhnya. Setelah dingin, dapat disaring dan diminum (bisa juga ditambah madu). Minumlah sehari dua kali, dan sekali minum sebanyak satu gelas.

Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Nyoman Maulana Seorang Leader Melilea Konsultan Call: 021-98712280
Bisnis Organik Konsultasi Kesehatan Tips Hidup Sehat Melilea

http://melilea-organik.com