TANYA JAWAB MELILEA

February 9, 2009

FAQ (PERTANYAAN yang sering muncul dan JAWABANNYA)

Bagaimana rasa Melilea Organik ini?

· Rasa, memang tidak mungkin dijelaskan. Kebanyakan orang cocok. Bisa dicampur dg Soya Organik, Madu atau Jus kesukaan Anda.

Bagaimana cara menyajikan GFO bila dicampur dengan Soya atau Jus?

· Pertama, isi gelas yang bertutup (shaker) dengan air 250-300cc, tuangkan soya sesuai selera (2-3 sendok penuh), kocok sampai rata. Kemudian tambahkan GFO 1 takar (untuk botol kecil 3 takar), kocok 6-8 kali, langsung segera diminum.

· Buatlah Jus Apple Orchad (2-3 takar) ke dalam 300cc air putih, tambahkan GFO, kocok 6-8 kali, langsung diminum.

Apakah ada ketergantungan dengan konsumsi Makanan Organik ini?

· Banyak orang telah tergantung dengan suplemen maupun obat, sehingga menganggap Bubuk Organik ini sama dengan suplemen/obat. Bahkan ketika dijelaskan dengan tidak makan Nasi dan Lauk selama 7 hari, belum-belum sudah merasa tidak sanggup, padahal GFO ini adalah Makanan sehari-hari, bisa sebagai Makanan Utama dan membuat kenyang.

Apa kandungan produk ini?

· Campuran lebih dari 20 macam biji-bijian (padi, gandum, jagung, dll), buah-buahan (jeruk, strauwberi, pepaya, dll) dan sayuran (wortel, kubis, bayam, dll) yang sudah di ekstrak dan bebas pencemaran (organik).

Apa bedanya Makanan Utama Biasa dengan Makanan Organik ini?

· Secara kuantitas GFO hanya 1 sendok (disajikan menjadi 1 gelas), tapi secara kualitas jauh lebih lengkap daripada makanan yang biasa kita makan sehari-hari.

Kalau nanti berhenti konsumsi Makanan ini, apakah akan berubah seperti semula?

· Asalkan sudah melewati masa pembuangan Toksin dan 1 bulan pertama konsumsi minimal 3x sehari, tentu perubahannya akan permanen. Untuk tetap menjaga kesehatan dan agar tampak 10 tahun lebih muda, bisa menggantikan makanan Biasa dengan yang Organik, paling tidak sehari 1 kali.

Berapakah harganya?

· Rp.7.445,- untuk sekali makan. Tersedia paket untuk 1 bulan dan 1 minggu. Lebih murah dibanding makan di warung.

Apakah cara makannya tidak merepotkan?

· Bubuk Organik ini sangat Praktis. Bisa menggantikan Sarapan Pagi, Makan Siang atau Makan Malam, juga solusi saat bepergian atau saat sibuk (untuk menghindari penyakit mag akibat makan tidak teratur).

· Hemat waktu, cukup dimasukkan kontainer kecil (biasa dipakai untuk tempat susu bayi), dituangkan ke dalam segelas air, dikocok 8x, langsung diminum. Hanya perlu 1-2 menit, bisa dilakukan dimana saja.

Bagaimana Makanan Organik ini bisa lebih ekonomis?

· Makanan seharga Rp.7.000,-/saji: bisa tinggalkan Nasi, Lauk-pauk, Suplemen dan Obat (Anda menghemat sejak hari pertama). Sekaligus mengatasi masalah kesehatan langsung kepada sumbernya secara alami (Naturopati).

Untuk konsumsi jangka panjang, apakah tidak berbahaya?

· Berbeda dengan produk Pencuci Kolon (Usus Besar) atau Bahan Detox, Melilea Organik merupakan makanan sehari-hari dengan kelebihan: Organik bintang 5, Vegetarian 100% dan Gizinya Lengkap.

· Malah Makanan Organik ini dianjurkan untuk konsumsi jangka panjang, agar Sehat, Awet Muda dan semakin Cantik.

Bagaimana terjadinya kotoran tersumbat dan penumpukan racun dalam tubuh?

· Kelebihan makanan yang tidak sanggup dicerna: menumpuk, membusuk dan berfermentasi.

· Makanan sehari-hari yg mengandung pewangi, pengawet, penyedap, antibiotik dan zat kimia.

· Kurang memakan sayuran dan buah-buahan.

· Penggunaan obat-obatan, terutama yang berbahaya.

· Cara memasak yang tidak benar /terlalu lama.

· Polusi lingkungan.

· Kebiasaan yang tidak baik: merokok, minum minuman keras dan kopi yang berlebihan.

· Stress ( memproduksi hormon beracun ).

Kenapa BAB (buang air besar) saya tidak keluar yang panjang seperti pada gambar?

· Beberapa hari setelah Fasting, biasanya kerak /kotoran tersumbat akan keluar bersama BAB, hanya lebih banyak dan mudah keluarnya. Bentuknya menggumpal seperti BAB, bedanya, ketika disiram air akan terurai (bukan hancur seperti BAB), juga tidak berbau. Bila Anda tidak jijik, kalau diangkat pakai kayu, baru bentuknya memanjang dan kenyal.

· Warna dan bentuk kerak tersebut berlainan untuk setiap orang, kadang Anda tidak menyadari ketika kerak tersebut keluar. Anda tidak harus menunggunya di kamar mandi.

Apakah ada pengaruh buruk, bila saya sedang konsumsi Suplemen atau Obat?

· Sama sekali tidak ada hubungannya, Anda hanya menggantikan Makanan utama dengan Makanan Organik. Malah Suplemen atau Obat akan berfungsi lebih baik setelah racun dikeluarkan. Dengan sistim penyerapan yang lebih, makanan yang Anda konsumsi tidak perlu sebanyak biasanya, tetapi stamina Anda sudah tinggi dan kenyang.

Bagaimana menyajikan Makanan Organik ini, untuk anak dibawah 12 tahun?

· Gunakan GFO setengah takar (atau 1 takar untuk botol kecil), 4 kali sehari. Bagi anak yang tidak kelebihan berat badan, tidak perlu diet.

Saya takut kalau BAB nanti akan keluar seperti pada gambar.

· Bukan seperti itu, keluarnya seperti BAB biasa, gumpalan juga, bahkan kalau tidak Anda perhatikan, Anda tidak tahu ketika kerak racun tersebut keluar. Anda tidak perlu mengalami BAB mendadak atau terlalu sering.

Berapa lama 1 botol ini habis dikonsumsi?

· Untuk botol besar, dalam 3 minggu lebih, untuk botol kecil 5-6 hari, tergantung jumlah konsumsi dalam sehari (1 sendok takar botol besar = 3 sendok takar botol kecil).

Bagaimana kalau 1 botol diminum beramai-ramai untuk keluarga?

· Sebaiknya, untuk 1 bulan pertama 1 botol besar untuk 1 orang, sehingga hasilnya maksimal dan tampak nyata, daripada masing-masing hanya saling melihat dan belum tampak hasilnya.

Barangkali produk ini yang menyebabkan kotoran kita menjadi seperti pada foto?

· Dalam 7 hari pertama, Anda berhenti konsumsi makanan keras, tetapi hari ke 3,4,5 malah keluar kotoran yang 3x lebih banyak dari biasanya. Lagipula, setelah kerak dari perut sudah keluar, pada minggu2 berikutnya Anda tidak mengeluarkan “kotoran tersumbat” seperti itu.

Bagaimana mungkin bisa menyembuhkan penyakit seperti Diabetes, Alergi, Sinusitis dan penyakit lain yang kata orang tidak bisa disembuhkan?

· Apabila racun dalam tubuh sudah hilang, maka: Sistim Pencernaan (Usus Besar dan Usus Kecil), Sistim Penyaringan (Hati, Ginjal, Rahim, Kulit) dan Sistim Endokrin (kelenjar: Pituitary, Pineal, Gondok, Paratiroid, Timus, Adrenal, Pankreas, kelenjar seks, dll.) akan bekerja dengan sempurna. Sehingga organ tubuh berfungsi dengan baik dan Tubuh akan memperbaiki diri sendiri secara Alami (Naturopati).

Apakah ini Produk pelangsing?

· Bukan, ini Makanan Organik. Dengan mengurangi kalori tentu dapat mengurangi kelebihan lemak, tetapi tidak lebih kurus dari berat ideal.

Saya sudah kurus, bagaimana kalau konsumsi Makanan Organik ini?

· Untuk 7 hari pertama, tetap tinggalkan nasi dan lauk-pauk dulu, agar kotoran semua racun keluar dari tubuh. Seterusnya, setelah makan seperti biasa baru minum GFO. Awalnya tetap akan kehilangan berat (karena kotoran tersumbat untuk orang normal bisa 2 – 5kg.), setelah itu berat badan akan naik sampai menuju ideal.

Bagaimana mungkin saya mampu tidak makan nasi selama 7 hari? Saya bekerja keras.

· Kenapa tidak, Anda tidak akan kelaparan dan lemas. Bisa makan buah dan kalau masih merasa lapar bisa makan sayur.

Bolehkan wanita Hamil konsumsi Makanan ini?

· Tentu saja sangat baik, dianjurkan setelah masa 4 bulan. Saat hamil tua (7 bulan ke atas), akan merasakan kenyamanan karena perutnya tidak terasa penuh (begah). Tentu saja bayinya akan lebih sehat dan kulitnya lebih bersih.

Bagaimana kalau orang tua saya yang usia lanjut konsumsi Makanan ini?

· Tidak ada masalah, sepanjang ada yang mengawasi agar tidak kurang minum air putih.

Mengapa saya mengalami keluhan pada awal konsumsi Makanan Organik ini?

· Bagi yang memiliki penyakit, biasanya terjadi Healing Crisis (Proses Pemulihan), tidak perlu kuatir /takut. Tiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda, tentu saja yang dialami berbeda pula. Teruskan konsumsi minimal 3x sehari pada bulan pertama. Tanda-tanda tersebut bukanlah Efek Samping tetapi hanyalah Proses Pemulihan (hanya sesaat).

Biasanya saya buang air besar normal tiap hari, pada awal konsumsi makanan organik kenapa malah tidak ke belakang?

· Pada awal konsumsi sering terjadi begitu, tetapi setelah kerak kotoran tersumbat sudah keluar, nanti akan teratur dan lebih nyaman ketika BAB, yang penting minum air putih jangan kurang dari 3 liter /hari.

Apa bedanya Soya Organik Melilea dengan soya yang lain?

1. Bahannya Kedelai Organik.

2. Sudah dibuang bintik calon tunasnya, sehingga baik digunakan untuk penderita Diabetes maupun Asam Urat.

3. Harganya ekonomis, untuk distributor / member hanya Rp.49.500,-/500gr.

Apa manfaat Soya Melilea?

· Memiliki kandungan kalsium 3x lipat dibanding susu hewani.

· Aman bagi penderita alergi susu hewan.

· Tidak mengandung hormon binatang & antibiotik yang bisa mempengaruhi perilaku anak (hiper aktif bahkan autis).

· Mengandung Isovlafone, Lecitin dan Saponin untuk meningkatkan daya ingat dan kecerdasan.

· Lebih kenyang dan lebih nikmat bila dicampur dengan Greenfield Organik.

Apa kelebihan Jus Apel Organik Melilea?

· Mengandung Anti Oksidan yang sangat tinggi, mengembalikan stamina dan membantu proses penyembuhan dengan cepat. Sudah dicampur dengan Lemon, sehingga vitamin C nya tinggi dan rasanya segar.

Berapa banyak isi Jus Apel?

· 400 gram, atau 26 kali saji, cukup untuk konsumsi 1 bulan. Setara dengan 7 kg Apel dan 7 kg Jeruk.

Berapa harga produk untuk Konsumen, Member dan Poinnya?

Produk

Konsumen

Member

Poin

GFO Besar 16 oz ( 65 saji )

533.000

484.000

20

GFO Kecil 4 oz ( 16 saji )

158.000

143.000

4,7

Soya 500 gr.

45.000

39.600

1,2

Jus Apel 400 gr ( 26 saji )

154.000

121.000

3,7

Skin Care (Travel Pack)

825.000

742.500

33

Bagaimana Menguji Keunggulan Makanan Organik Melilea dibanding Produk yang lain?

Posisi

Melilea

X

1. Pengganti Nasi /Makanan Utama

Ya

?

2. Merubah penampilan (lebih muda, cantik)

Ya

?

3. Bayi 4 bulan

Ya

?

4. Ibu Hamil 4 bulan

Ya

?

5. Over Dosis

Tidak

?

Produk dari mana ini?

· Amerika.

Perusahaannya darimana?

· Mulai dikembangkan di Malaysia, tahun 2009 kantor pusatnya di New York, Amerika.

Apakah ini MLM?

· Bapak /Ibu suka tidak dengan MLM?

Saya tidak suka MLM.

· Ini cocok buat bapak /ibu yang tidak suka MLM.

Saya suka MLM.

· Kalau begitu, kebetulan! Bisnis ini mudah dikembangkan meskipun tanpa iming-iming (Mercy, BMW, Pesawat Terbang, Kapal Pesiar), karena produknya yang memang sangat istimewa.

Mengapa ada yang menawarkan produk ini lebih murah dari harga pabrik?

· Biasanya penjualnya suka curang dalam berbisnis (sengaja merusak pasar), atau Anda perlu meragukan keasliannya. Karena distributor Melilea di seluruh Indonesia mendapatkan harga yang sama. Lagipula, ini produk yang dimakan, untuk kesehatan Anda, sebaiknya tidak konsumsi barang yang sudah dikutuki oleh orang banyak (Melilea dan seluruh distributornya) karena bisa berdampak buruk kepada diri sendiri.

· Anda akan mendapat layanan pribadi dari orang yang mengenalkan Makanan Organik ini, sekaligus mendapat Poin yang akan meringankan pembelian berikutnya, sampai kemudian Gratis bahkan bisa mendapat Uang Lebih untuk ditabung atau keperluan lainnya.

· Membeli produk dari pihak yang tidak jelas hubungannya dengan Melilea (bahkan membuat Citra Buruk terhadap Melilea), Anda tidak mendapat poin, sehingga akan mengeluarkan biaya yang sama untuk seterusnya. Silahkan Anda memilih yang terbaik.

Apakah Produk ini ada garansinya?

· Yang biasanya digaransi adalah produk elektronik, bukan makanan. Di bidang kesehatan juga sama, tidak ada dokter yang menggaransi kesembuhan pasiennya, juga KFC sudah yang terkenal didunia tidak menggaransi ayam gorengnya.

Bagaimana cara mendapatkan Produk ini?

· Bisa melalui saya, ini telepon saya…

Apakah bisa pesan Produk ini untuk dikirim ke rumah?

· Hubungi Melilea Direct Order (08111871362) dengan Caroline. Untuk Pesanan Rp.2 Juta ke atas bebas biaya kirim ke seluruh Indonesia. Bila kurang, dikenakan ongkos Rp.30.000,-

Bagaimana caranya Login ke Member Area di Internet?

· Bisa ke http://www.melileabiz.com.my/index.private.jsp

o MID : Melilea ID Anda.

o Password : nomor KTP Anda, tanpa titik dan garis.

· Untuk Pertama kali Login langsung ke : My Profile, Edit Password.

· Lihat Jaringan dan Poin : Statement And Report, Member Organization Chart Listing.

· Lihat Bonus : Statement And Report, Rebate Statement.

Bagaimana strategi menyusun jaringan yang efektif dan kuat?

· Untuk orang dengan kelompok atau lingkungan yg sama, dibuat 1 garis sponsorisasi (1 grup), agar mudah pengembangannya.

Kapan mulai membangun Grup yang berikutnya?

· Saat sudah bisa mandiri dan Grup sebelumnya juga mandiri. Pada waktu membangun Grup Pertama, itulah saat belajar bagi semua yang segaris, agar bisa membangun Grup Berikutnya.

Berapakah Tutup Poinnya?

· Sebenarnya tidak harus tutup poin, asalkan menerapkan gaya hidup organik bagi keluarga, tentu ada poin pribadi diatas 30pv (2 GFO besar = 40pv atau 1 GFO besar + 2 GFO kecil + 1 soya = 30,6pv atau 1 GFO besar + 9 soya = 30,8pv). Itu sudah cukup untuk dapat menikmati bonus dari seluruh Grup /Jaringan.

Nanti seluruh teman-teman saya kalau ada pertanyaan biar menghubungi Anda ya?

· Boleh, tapi itu tidak efektif. Baiknya Anda tangani dulu, kalau ada yang belum tahu tanyakan kepada upline, sehingga Anda juga makin Pintar. Dengan begitu, teman2 Anda memiliki lebih banyak orang yang pintar, jika salah satu berhalangan, tetap ada yg bisa membantu mereka.

· Pendeknya, apabila Anda ingin mengembangkan bisnis, jaringan diajarkan untuk bisa berdiri di kaki sendiri (mandiri), sebagai contoh yang baik adalah diri sendiri. Belajar mandiri lalu mengajar dengan memberi contoh.

Bagaimana kalau nanti saya mengajak Anda presentasi di tempat arisan?

· Boleh, asal penyelenggaranya sudah konsumsi organik sehingga memiliki kesaksian. Itupun mestinya beresiko, karena mungkin saja ada salah satu anggota arisan yang sudah member. Ketika banyak orang tertarik untuk bergabung, malah diajak oleh orang yang sudah bergabung tersebut, bukan masuk ke grup Anda.

Bagaimana kalau ada pertanyaan atau kesulitan yang saya hadapi?

· Memang penting untuk Mandiri, tetapi Anda tidak sendiri. Kita bekerja secara TEAM (Together Everyone Achieves More). Hubungi sponsor Anda, atau bila dia tidak aktif, cari garis sponsorisasi diatasnya yang Aktif.

· Hindari berkonsultasi bisnis dengan orang dari garis sponsorisasi yang berbeda, karena mereka tidak ada kepentingan bisnis dengan Anda, sehingga sangat beresiko untuk memberikan informasi yang salah dan negatif kepada Anda.

Berapa lama saya akan bisa mencapai sukses?

· Hanya Anda sendiri yang bisa menjawabnya. Komitmen Anda adalah kunci keberhasilan usaha Anda. Yang jelas, dalam bisnis jaringan, tidak mungkin seseorang bisa sukses sendirian. MLM adalah Meet Learn Multiply. Ikuti pertemuan yang diadakan oleh sponsor Anda dan buatlah pertemuan dengan tim Anda. Kemudian Belajar dengan Melakukan (Learning by Doing). Duplikasikan semua keberhasilan dan hal positif yang Anda miliki kepada seluruh anggota tim. Anggota tim Anda akan melakukan apa yang Anda lakukan, bukan apa yang Anda katakan.

Saya tidak pandai bicara…

· Justru, tidak diperlukan kepandaian bicara layaknya sales. Hanya menceritakan manfaat yang telah Anda alami, tidak perlu berbohong atau menggunakan kata-kata yang sulit /rumit.

MELILEA di SCTV

October 15, 2008

Saksikan Melilea Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Nyoman Maulana Seorang Konsumen Melilea Konsultan Call: 021-98712280
Bisnis Organik Konsultasi Kesehatan Tips Hidup Sehat Melilea

Makanan Terbaik Penurun Kolesterol

POLA HIDUP saat ini yang serba instan, ternyata juga telah mempengaruhi POLA MAKAN kita sehari-hari. Berbagai macam restoran cepat saji kini menjamur dimana-mana. Pengunjungnya pun membludak khususnya di hari libur dan di bulan puasa.
Namun, di balik kenyamanan dan kelezatan yang ditawarkan, sadarkah kita akan bahaya kolesterol yang mengancam?

Bagi Anda yang ingin terhindar dari masalah kolesterol ada baiknya mulai mempertimbangkan makanan sehat antikolesterol. Berikut adalah lima makanan terbaik menurut Mayo Clinic yang membantu menurunkan kolesterol dan melindungi jantung serta pembuluh darah Anda.

1. Bubur gandum/oatmeal
Oatmeal mengandung serat larut (soluble fiber) yang dapat menurunkan kolesterol buruk (low-density lipoprotein /LDL) Anda. Soluble fiber juga ditemukan pada jenis makanan lain seperti kacang ginjal (kidney beans), apel, buah pir, barley, dan buah prune. Serat yang larut diyakini mampu menurunkan penyerapan kolesterol dalam pencernaan Anda. Mengonsumsi 10 gram lebih serat larut setiap hari dapat menurunkan kadar total LDL. Setiap 1 1/2 cangkir oatmeal matang yang Anda makan mengandung 6 gram serat. Jika Anda tambahkan buah seperti pisang, Anda menambah 4 gram lebih serat .

2. Kacang walnuts, almonds dan jenis lainnya
Berbagai studi menunjukkan, walnut secara signifikan menurunkan kolesterol dalam darah. Kacang ini mengandung banyak asam lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acids) yang dapat membuat pembuluh darah tetap sehat dan elastis. Kacang Almond juga memiliki faedah yang tidak terlalu beda, di mana penurunan kolesterol dapat Anda rasakan setelah sekitar empat minggu.

Diet untuk menurunkan kolesterol dengan 20 persen sumber kalori berasal dari walnut diklaim dapat menurunkan kadar kolesterol LDL hingga 12 persen. Kacang-kacangan umumnya berkalori tinggi sehingga dengan hanya sekitar segenggam (tidak lebih dari 2 ons atau 57 gram) akan memberi faedah.

Namun perlu diingat, ketika Anda mengonsumsinya dengan makanan lain jangan berlebihan. Makan berlebih justru membuat Anda kegemukan dan memicu risiko jantung.

3. Ikan dan asam lemak omega-3
Banyak riset yang mendukung manfaat mengonsumsi ikan dalam menurunkan kolesterol karena ikan kaya kandungan asam lemak omega-3. Asam lemak Omega-3 juga membantu jantung dengan beragam cara seperti menurunkan tekanan darah dan menekan risiko pembekuan darah. Pada pasien yang sudah mengalami serangan jantung, minyak ikan atau asam lemak omega-3 secara signifikan menurunkan risiko kematian mendadak .

Para dokter biasanya merekomendasikan untuk memakan ikan minimal dua kali dalam semingguu. Sumber makanan yang kaya omega-3 terdapat pada makarel, ikan herring, sarden, tuna albacore dan salmon.

Perlu diingat, untuk mempertahankan faedah ikan bagi kesehatan, sebaiknya ikan dipanggang atau dibakar dalam oven. Jika tidak suka ikan, Anda juga bisa mempeoleh omega-3 dari makanan lain seperti ground flaxseed atau canola oil.

Anda juga dapat memperoleh omega-3 atau minyak ikan dari suplemen, tetapi tentu tidak akan mendapatkn semua nutrien penting dalam ikan seperti selenium. Bila Anda memutuskan memakan suplemen, ingatlah untuk tetap memperhatikan pola makan Anda dan makanlah daging yang rendah lemak atau sayuran untuk menggantikan ikan.

4. Minyak Zaitun/Olive Oil
Minyak Zaitun atau olive oil mengandung campuran antioksidan potensial yang dapat menekan kolesterol tanpa mengganggu kadar kolesterol baik (HDL) Anda .

Badan Pengawas Makanan AS (FDA) merekomendasikan untuk mengonsumi sekitar 2 sendok makan (23 gram) olive oil setiap hari untuk menjaga jantung tetap sehat. Untuk menambah olive oil dalam daftar menu, Anda bisa mencampunya dengan sayuran, bumbu cair, atau mencampurnya dengan cuka sebagai pelengkap salad. Anda juga dapat menggunakan olive oil as sebagai pengganti mentega ketika memoles daging.

Beberapa riset menyarankan bahwa efek olive oil dalam menurunkan kolesterol akan lebih besar jika Anda memilih extra-virgin olive oil atau minyak zaitun ekstra murni. Minyak jenis ini tidak melewati proses pengolahan dan penambahan zat kimia yang diyakini mengandung lebih banyak antioksidan menyehatkan. Sebaiknya hindari “light” olive oil karena biasanya jenis ini sudah melewati beragam proses pengolahan sehingga faedahnya tidak akan maksimal.

5. Makanan yang difortifikasi atau diperkaya sterol dan stanol tumbuhan.
Banyak makanan yang kini telah difortifikasi dengan sterol atau stanol — zat dalam tumbuhan yang membantu menahan penyerapan kolesterol.

Margarin, jus jeruk, atau yogurt ada yang sudah difortifikasi dengan sterol yang bisa menurunkan LDL kolesterol hingga 10 persen. Jumlah sterol tumbuhan yang dibutuhkan untuk mencapai target itu sedikitnya 2 gram yang setara dengan dua porsi (237 mililter) jus jeruk dengan fortifikasi sterol dalam sehari.

Sterol atau stanol tumbuhan yang ditambahkan dalam makanan tidak akan memengaruhi kadar trigliserida atau pun HDL. Sterol atau stanol juga tidak akan mengganggu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak seperti A, D, E and K.

Sumber: shugoshin.blogspot.com

Ramai-ramai Konsumsi Makanan Organik!

Tingginya bahaya polusi dan hal-hal yang berbau kimiawi, mengundang sebagian orang untuk mulai menyadari pola hidup sehat. Salah satunya, dengan mengonsumsi makanan organik, yakni bahan makanan yang bebas kimia. Beberapa artis pun mengikuti tren positif makanan organik.

Saat mengandung tiga tahun lalu, Melly gemar mengonsumsi sayuran organik. Kebetulan, di depan rumahnya di kawasan Ciburial, Puncak, terbentang kebun sayur dan buah organik milik tetangga. Sayangnya, Melly keguguran. Ia kembali ke Jakarta namun tidak meninggalkan hobinya mengonsumsi sayur dan buah organik.

Apalagi, ia sudah merasakan khasiatnya. “Dulu aku sering kena batuk-pilek. Tapi, percaya enggak percaya, selama mengonsumsi segala macam bahan makanan yang organik, aku merasa lebih sehat. Rasanya juga lebih fresh, enak di perut, dan kulit jadi bagus,” ungkap Melly.

Tak cuma mengonsumsi, Melly akhirnya mulai berbisnis sayuran dan buah organik. Sistemnya masih delivery. “Kalau ada yang pesan, saya ambil dari perkebunan Permata Hati di Puncak.” Jadilah tiap dua kali seminggu Melly turun ke kebun, memilih sendiri sayur dan buah. “Setelah dua tahun dijalani, sekarang saya punya banyak konsumen.”

Meningkatnya permintaan, membuat Melly memutuskan membuat kios mungil ukuran 3 X 3 m persegi di bilangan Kemang Timur. Namanya, Organic Vegetables. Di dalam bangunan berdinding bata itu, terdapat bermacam-macam bahan organik. Mulai dari sayuran, kacang-kacangan, buah, dan umbi-umbian. Belakangan, Melly juga menjual beras dan beras merah organik yang diambil dari Yogya. “Sedangkan ayam dan telur organik, didrop dari Bandung. Juga ada dried food yang diimpor dari Jerman dan Australia, seperti garam, gula, susu, bihun, pasta, minyak goreng, dan lainnya.”

Sejak buka kios pertengahan tahun ini, Melly bukan saja bertindak sebagai penjual, tapi juga “juru kampanye”. Soalnya, “Banyak yang belum tahu makanan organik. Bahkan di awal-awal promosi, aku sampai bagi-bagi selebaran tentang makanan organik. Kayak juru kampanye,” ujarnya sambil tertawa.

Memang, kata Melly, sayur dan buah organik harganya lebih mahal. Apalagi kalau sudah masuk di supermarket, bisa berlipat-lipat harganya. “Kalau aku, sih, enggak mau jual mahal-mahal. Niatku, selain berbisnis, ingin berbagi kepedulian hidup sehat,” ujar Melly yang mengaku hanya mengambil sedikit keuntungan.

Mahalnya sayur dan buah orgaik, lanjut Melly, karena penghasil makanan organik masih jarang dan ragamnya masih sedikit. Produksinya pun tergantung musim. “Selain itu, untuk menghasilkan makanan organik, perlu lebih banyak tenaga kerja. Tanaman harus satu per satu diperiksa,” ujar Melly yang terobsesi memiliki kebun sendiri plus supermarket tempat ia memasarkan hasil kebunnya.

Kini, menjelang Lebaran, Melly dan suaminya, Prakaca, sedang sibuk menyiapkan parsel berisi makanan organik. Harganya berkisar antara Rp 350 ribu-Rp 750 ribu. “Pikir-pikir, kan, bagus, ya, kalau memberi hadiah makanan sehat. Makanya, sejak awal puasa kemarin, aku sudah mulai bikin,” kata Melly yang sudah dapat sekitar 20 pesanan parsel.

Anak Sampai Pembantu Makan Sayur Organik

Seperti halnya Lucy, Sophie juga tahu soal khasiat makanan organik dari kegemarannya membaca. “Tapi waktu mau cari makanan organik, susah banget. Lalu, waktu hamil, aku berniat mengonsumsi makanan sehat. Nah, mulai, deh, aku hunting makanan organik yang kandungan kimianya betul-betul nol. Waktu itu, hanya bisa didapat di sebuah supermarket yang segmennya orang bule di Jakarta,” ujar artis cantik ini.

Meski harganya tiga kali lipat dari bahan makanan yang biasa, “Demi anak yang ada dalam kandungan, saya tetap membeli.” Ketika Rangga Namora Putra Bharata (11 bulan) mulai diperkenalkan pada makanan padat, Sophie memberinya sayuran organik.

Waktu itu, cerita Sophie, “Saya sempat frustrasi juga karena kesulitan mencari ragam sayuran organik. Masak Rangga hanya dikasih bayam, wortel, dan tomat setiap hari? Aku sampai mencari ke setiap supermarket besar di Jakarta.”

Beruntung ia akhinya mendapat info bahwa Melly Manahutu berbisnis sayuran organik. “Ternyata harga di toko dia, lebih murah. Ragam sayurannya pun lebih banyak.” Alhasil, makanan padat organik untuk Rangga pun mulai beragam, seperti ayam, bihun, beras merah, kentang, pasta, kacang kapri, hingga kacang hijau. Buah-buahan juga tersedia. “Mau alpukat, stroberi, dan mangga, juga ada.”

Belakangan, Sophie yang sempat berhenti makan sayuran organik usai melahirkan, memutuskan kembali ke bahan-bahan organik. “Aku pikir, kenapa enggak sekalian buat sekeluarga? Efisien juga, kan, enggak harus belanja dan masak dua kali,” kata istri Pongki Jikustik ini. Sejak itu, ia membeli makanan organik dalam partai besar. “Tak hanya sayur dan buah, beras, ayam, gula, kacang-kacangan, dan pasta, juga yang organik.” Sampai ke pembantu dan pengasuh anaknya, “Semua sama, makan makanan organik.”

Ketika Rangga memasuki usia 10 bulan, Sophie mulai menggunakan garam organik. Pasalnya, garam organik tidak melalui proses bleaching dan lebih alami. “Memang, sih, harganya lebih mahal karena masih impor. Sebungkusnya Rp 18 ribu,” kata Sophie yang sekali belanja sayuran bisa menghabiskan sekitar Rp 70 ribu. “Tapi itu untuk 2-3 hari.”

Kini, Sophie mengaku mulai merasakan khasiat makanan organik yang dikonsumsinya. Badannya terasa lebih segar, sehat, dan ringan. “Untuk Rangga, hasilnya belum kelihatan banget. Cuma matanya lebih cemerlang. Mungkin karena vitamin yang terkandung dalam sayuran,” papar Sophie yang merasa bangga lantaran sang anak sudah doyan makan sayuran dalam bentuk apa pun.

“Artinya, kan, meringankan tugas saya di masa depan, yaitu membiasakan anak untuk melihat sayur sebagai a way of life. Sebagai perempuan, kita punya tugas jadi istri dan ibu. Artinya, kita juga punya tanggung jawab menyehatkan keluarga. Apa yang kita taruh di meja makan, itu yang dimakan anak dan suami. Masak, sih, kita mau taruh sampah atau makanan yang enggak sehat?” katanya panjang lebar.

Menabung Untuk Hari Depan Yang Sehat

Dari bacaan yang dilahapnya, personel AB Three ini jadi merasa takut karena di mana-mana orang menggunakan pestisida, bahan pengawet, bahan kimia, pengawet, dan lainnya untuk mengolah bahan makanan. “Termasuk untuk makanan bayi. Padahal, semua itu bikin daya tahan tubuh bayi ringkih dan kalau terlalu lama menumpuk di tubuh, bisa jadi racun dan sumber penyakit,” ujarnya serius.

Nah, ketika hamil, Lucy tak mau mengambil risiko untuk jabang bayinya. Ia pun mulai rajin mengonsumsi makanan organik. Bahkan setelah anaknya, Keitaro Jose Purnomo (1)
lahir hingga sekarang, selalu diberi makanan organik. “Aku, sih, enggak terlalu ketat harus makan makanan organik. Tapi kalau buat Keitaro, suatu keharusan. Jadi, setelah diberi ASI ekslusif dan mulai diperkenalkan pada makanan padat, sejak itu aku kasih jus sayuran atau buah organik,” kisahnya antusias.

Yang kerap bikin Lucy pusing, sayuran organik amat tergantung pada musim. “Jika iklimnya tidak mendukung untuk panen, beberapa jenis sayuran susah didapat. Pernah aku sulit sekali menemukan brokoli, wortel, atau tomat. Sudah keliling ke beberapa toko, enggak ketemu juga. Untungnya, sekarang sudah mulai banyak dijual di supermarket. Jenisnya juga mulai beragam.”

Ia lalu memberi contoh, “Dulu, mau bikin sayur sop yang bahan-bahannya organik, susah banget. Kentang dan daun seledrinya enggak ada,” kata Lucy yang rajin berburu bahan makanan organik dua atau tiga kali dalam seminggu. “Bisa berjam-jam aku muter-muter mencari sayuran organik. Mulai dari yang dekat rumah di kawasan Pondok Indah, hingga dekat rumah orangtuaku di Jatibening. Soalnya, kata Lucy, sayur hanya tahan 2-3 hari sehingga ia harus sering mencari stok sayuran buat buah hatinya. “Untuk Keitaro, aku paling sering beli bayam, wortel, tomat, buncis, dan brokoli.”

Sumber protein berupa daging dan ayam untuk anaknya, juga diusahakan memakai yang organik. “Ayam organik juga lebih tahan lama. Kalau menyimpannya bagus, bisa tahan sampai dua minggu. Tapi pernah juga, sih, kehabisan stok ayam organik. Akhirnya terpaksa pakai ayam kampung yang bebas suntikan hormon,” kisahnya.

Soal harga yang lebih mahal, Lucy mengaku tidak terlalu mempermasalahkan. Demi anaknya, ia ingin mengupayakan yang terbaik. Jadi, beda Rp 5.000 hingga Rp 10.000, “Enggak masalah. Untuk masalah kesehatan, kita tidak usah lihat harga lagi, deh. Siapa lagi yang menghargai diri kita selain kita sendiri? Jadi, menurut aku, antara harga dan efek positif yang kita dapat, seimbang,” kata Lucy yang dalam hal ini mendapat dukungan dari suami.

Targetnya, untuk Keitaro ia akan terus memberi asupan organik minimal sampai usia 5 tahun. Pasalnya, kalau sudah masuk usia sekolah SD, “Anak mulai berteman dan tahu jajan. Tidak bisa setiap saat kita mengontrol.”

Masalah khasiat makanan organik, tambah Lucy, tak bisa dirasakan dalam sekejap. “Baru terasa dalam jangka waktu panjang. Mungkin 5-6 tahun lagi baru terasa, kita tidak rentan terhadap penyakit darah tinggi, jantung, kolesterol, dan sebagainya. Jadi, hitung-hitung menabung untuk hari depan yang lebih sehat, deh.”
Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Nyoman Maulana Seorang Leader Melilea Konsultan Call: 021-98712280
Bisnis Organik Konsultasi Kesehatan Tips Hidup Sehat Melilea

Jangan Remehkan Radang Gusi dan Sariawan

Tanpa disadari, sebagian orang kadang menganggap “enteng” sariawan dan penyakit rongga mulut lain, seperti bau napas tak sedap hingga gusi berdarah dan gigi ompong.

Padahal, penelitian terakhir menunjukkan adanya kaitan erat antara bertumpuknya bakteri di rongga mulut dengan penyakit berat lain, seperti diabetes, serangan jantung, infeksi darah, hingga soal bayi dengan berat tidak memadai….

Radang gusi diakui menjadi faktor utama kasus gigi tanggal dan kerusakan jaringan penyangga gigi. Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) memperkirakan 30 persen warga AS mengidap radang gusi pada tingkat periodontitis, sedangkan satu dari lima orang menderita sariawan atau radang gusi ringan.

Tidak mengherankan jika pada tahun 2005 sebanyak 500 juta warga AS rutin ke dokter gigi. Berarti, diperlukan dana sekitar 84 miliar dollar AS setahun. Itu menurut perkiraan Asosiasi Dental Amerika (ADA). Lebih dari itu, setiap tahun, sebanyak 28.000 warga AS terkena kanker mulut dan tenggorokan. Sekitar 7.200 di antaranya meninggal dunia.

Masalah itu mengusik Dr Jean Connor, ahli kesehatan gigi dari Cambridge, Massachusettes, yang baru terpilih sebagai Ketua Asosiasi Kesehatan Gigi AS. Menurut dia, radang gusi dicurigai memberi kontribusi cukup signifikan pada “rusaknya” kondisi kesehatan keseluruhan melalui aliran darah.

“Jadi, jika jari Anda infeksi dan Anda diamkan saja, lama-lama (infeksi itu) akan berpengaruh ke seluruh tubuh. Begitu juga dengan mulut,” kata Dr Connor kepada media kesehatan Health Day, Sabtu (14/10). “Penyakit gusi atau rongga mulut memproduksi bakteri yang luar biasa banyak. Jadi, jika ada masalah di katup jantung Anda, bakteri-bakteri itu akan menyerbu dan menyebabkan infeksi jantung,” katanya.

Meningkat

Penelitian terakhir CDC menunjukkan, risiko serangan jantung dan stroke meningkat pada penderita radang gusi dan rongga mulut, dengan tingkat keakutanyang berbeda.Selain itu, kaitan antara penyakit gusi dan diabetes pun semakin nyata. Umumnya penderita diabetes terjangkit radang gusi pada tingkat yang lebih tinggi, yaitu periodontal. Karena itu, CDC sedang meneliti kemungkinan adanya timbal balik dari kasus ini. Artinya, sedang dicari kemungkinan merawat penderita diabetes dengan lebih mengendalikan radang gusi.

Pendapat itu diperkuat Dr Diann Bomkamp, ahli kesehatan gigi dari St Louis, AS, yang juga Wakil Ketua Asosiasi Kesehatan Gigi AS. Infeksi darah yang disebabkan oleh radang gusi bisa pula menyebabkan kegagalan operasi “penggabungan”. Dalam arti, infeksi darah akan memperkuat upaya tubuh untuk menolak penggabungan implan artifisial.

Ia menekankan, wanita yang bermasalah dengan radang gusi dua kali lebih besar kemungkinannya melahirkan bayi prematur. Khususnya, dari kasus kurang berat badan hingga bayi terinfeksi. “Jika Anda kebetulan sedang hamil dan menderita radang gusi, ada kemungkinan kehamilan dan kelahiran bayi Anda nanti bermasalah,” ujarnya.

Sariawan oleh banyak orang dikenal sebagai luka pada selaput lendir di daerah mulut. Umumnya luka di daerah mulut tidaklah dalam. Jika tidak dibarengi dengan komplikasi karena infeksi oleh kuman yang lebih ganas, sariawan akan sembuh sendiritanpa bekas(Kompas 5 Juni 1994). Infeksi ini biasanya dimulai dengan munculnya gelembung berisi cairan di mulut. Gelembung ini bisa pecah dan membentuk luka yang akan terasa nyeri.

Pada kasus tertentu, sariawan bisa pula dianggap sebagai salah satu indikasi kanker mulut, sejauh tidak pernah sembuh dan tidak pernah hilangdari mulut(Kompas 21 November 2004). Walau begitu, kepastian itu bergantung pada hasil biopsi yang dilakukan para dokter.

Penuh bakteri

Data di Institut Kesehatan Nasional AS menunjukkan, penyakit radang gusi dipicu oleh bertumpuknya bakteri di mulut akibat terabaikannya kesehatan dan kebersihan mulut. Bersama dengan lendir dan partikel lain, bakteri-bakteri ini terus membentuk plak yang lengket dan tidak berwarna di seputar gigi. Jika tidak dibersihkan secara rutin, plak ini lama-lama akan berkembang menjadi “tartar” yang tidak akan hilang hanya dengan gosok gigi.

Semakin lama plak dan “tartar” bersemayam di gigi, bakteri-bakteri itu akan menyebabkan radang gusi ringan yang disebut ginggivitis. Gusi akan berwarna kemerahan, bengkak, dan mudah berdarah, tetapi tidak merusak tulang gigi atau jaringan penyangga gigi. Pada tingkat ini, pengobatan cukup dengan dibersihkan secara teratur dan menyeluruh.

Walau begitu, jika dibiarkan, radang ringan ini bisa berkembang menjadi “periodontitis”. Artinya, radang di sekitar gigi. Pada tahap ini gusi terkelupas dari gigi dan membentuk kantung infeksi. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh harus berjuang keras melawan para bakteri busuk seiring meluas dan tumbuhnya plak di sekitar gusi.

Toksin bakteri dan enzim tubuh akan terus berusaha menghambat infeksi yang sebenarnya sudah mulai menghancurkan tulang dan jaringan penyangga gigi. Jika tidak segera diatasi, tulang gigi, gusi, dan jaringan penyangga gigi akan hancur. Gigi-gigi pun akan segera tanggal atau harus dicabut.

Radang gusi biasanya baru muncul pada usia 30-an hingga 40-an tahun. Umumnya radang gusi pada tingkat periodontitis lebih banyak menyerang kaum pria. Meski remaja jarang terkena radang gusi, banyak pula yang menderita ginggivitis.

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan radang gusi. Antara lain, rokok, perubahan hormon pada wanita, diabetes, stres, kanker, AIDS, faktor genetika, kurang gizi, dan obat. Beberapa obat, seperti antidepresan dan sebagian obat jantung, bisa menyebabkan radang gusi karena mengurangi aliran air liur yang sebenarnya memiliki efek protektif pada gigi dan gusi. Nah!

Air soda dan sikat gigi

Selain faktor cukup berat seperti stres, perubahan hormon, diabetes, dan genetika, radang gusi bisa terjadi oleh sebab ringan, seperti makanan manis, air soda, dan tembakau. Dan tak ada cara lain yang lebih jitu untuk menyelesaikan kasus radang gusi dan sariawan, kecuali menyikat gigi secara benar, rutin, dan menyeluruh….

Karena itu, tidak ada cara lebih baik kecuali mencegah terjadinya sariawan atau radang gusi. Setidaknya itu saran dari Dr Diann Bomkamp, pakar kesehatan gigi dari St Louis, AS. Pencegahan harus segera dilakukan ketika seseorang mendapati gusinya berwarna kemerahan, bengkak, dan terasa sedikit lunak. Hal itu ditambah dengan gigi yang mulai terasa ngilu, bau mulut yang tak sedap, serta gusi mudah berdarah ketika disikat.

Menurut Bomkamp, merawat dan membersihkan gigi secara teratur dan benar harus diimbangi dengan menghindari atau membatasi konsumsi makanan manis dan air soda. “Kami sering melihat orang yang mengonsumsi minuman ringan atau air soda sebagai sarapan pagi, kemudian meminumnya sepanjang hari. Meski ’diet soda’, soda tetap saja mengandung asam yang bisa merusak gigi dan gusi,” kata Bomkamp.

Mengutip data dari CDC, ia menekankan pentingnya setiap orang membatasi jumlah asupan makanan manis. “Mereka juga harus terus ingat bahwa rekomendasi lima hari untuk buah dan sayur yang mengandung serat tinggi juga sangat baik bagi kesehatan mulut dan gigi. Menurut dia, mengonsumsi buah dan sayur berserat tinggi akan memperlancar peredaran air liur. Akibatnya, remineralisasi permukaan gigi akan sangat terbantu sehingga bisa mencegah pengeroposan awal gigi.”

Lebih dari itu, Bomkamp dengan tegas menekankan pentingnya orangtua tidak berbagi minuman dengan anak kecil, terutama jika si orangtua menderita radang gusi. “Bahkan, ketika kita meniup makanan agar cepat dingin di depan si kecil, itu bisa menyalurkan bakteri mulut orangtua kepada anak,” ujarnya.

Hal lain yang harus dihindari, lanjut Bomkamp, adalah tembakau. “Perokok tujuh kali lebih besar kemungkinannya terkena radang gusi ringan hingga periodontitis,” katanya. “Menghindari tembakau adalah jalan terbaik,” ujar Bomkamp.

Selain faktor diet seperti anjuran Bomkamp serta pengobatan melalui medis, beberapa pihak menggarisbawahi pentingnya sistem pengobatan herbal. Dalam catatan Kompas, ada beberapa jenis tanaman dan dedaunan di Indonesia yang umum digunakan untuk mengatasi sariawan atau radang gusi tersebut, misalnya daun sirih (Piper betle), daun saga telik (Abrus precatorius), jambu mede (Anacardium occidentale), mentimun (Cucumis sativus), dan nira aren (Arenga pinnata Mer).

Walau begitu, sikat gigi tetap menjadi unsur terpenting. Dalam arti, menggosok gigi cukup dua kali sehari karena menggosok gigi terlalu sering justru akan merusak email gigi. Disarankan pula menggunakan sikat gigi berbulu halus dan menggosok gigi secara hati-hati, tidak serampangan dan singkat.

Selain itu, gunakan sikat yang sesuai dengan ukuran mulut sehingga memungkinkan pembersihan hingga ke seluruh sudut mulut dan gigi. Selamat mencoba!

Penulis: Rien Kuntari

Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Nyoman Maulana Seorang Leader Melilea Konsultan Call: 021-98712280
Bisnis Organik Konsultasi Kesehatan Tips Hidup Sehat Melilea

Penyebab Penyakit Kanker

October 15, 2008

Penyebab Penyakit Kanker

kanker payudarah
kanker rongga mulut
kanker sembuh
kanker seviks
kanker stadium 4
kanker stadium lanjut
kanker tulang belakang
kanker uretra
kanker uterus
komplikasi kanker
macam macam penyakit kanker
mencegah penyakit kanker
menghindari kanker
metastase kanker
obat kanker paru paru
obat kanker tulang
patofisiologi kanker
penanganan kanker
pencegahan kanker
pencegahan kanker hati
pencegahan kanker paru
pencegahan kanker paru paru
pencegahan penyakit kanker
pencetus kanker
penderita kanker
penderita kanker hati
pengobatan alternatif kanker
pengobatan alternatif untuk kanker
pengobatan kanker
pengobatan kanker hati
pengobatan kanker paru
pengobatan kanker paru paru
pengobatan kanker tulang
penularan kanker
penyakit kanker hati
penyakit kanker mulut
penyakit kanker paru
penyakit kanker paru paru
penyebab kanker hati
penyebab kanker mulut
penyebab kanker paru paru
penyebab penyakit kanker
penyebaran kanker
perbedaan tumor dan kanker
prevalensi kanker
radioterapi pada kanker
sel kanker
sembuh dari kanker
sembuhkan kanker
seminar kanker
stadium kanker
statistik kanker
tanda kanker paru
tanda penyakit kanker
tanda tanda kanker
tanda tanda penyakit kanker
tumor atau kanker
tumor dan kanker
tumor kanker
vaksin kanker
vaksinasi kanker
virus kanker

Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Nyoman Maulana Seorang Leader Melilea Konsultan Call: 021-98712280
Bisnis Organik Konsultasi Kesehatan Tips Hidup Sehat Melilea
http://melilea-organik.com

Makanan Organik Membuat Hidup Sehat

JAKARTA – Tak ada orang yang tak mau hidup sehat. Dengan pola hidup teratur dan menghindari stres, hal itu bisa terpenuhi. Satu hal lain yang patut diperhatikan adalah pemilihan makanan. Seperti apa makanan yang bisa dibilang baik, hingga bisa menunjang pola hidup sehat tersebut. Jenis makanan organik merupakan solusi saat ini.

Hingga sekarang masih banyak orang yang bertanya-tanya mengenai pangan organik. Banyak juga yang mendefinisikannya sebagai makanan segar tanpa bahan kimia dan pestisida. Namun, banyak juga yang menganggap makanan jenis ini adalah makanan khusus orang-orang yang ‘gila’ kembali ke alam. Terlepas dari itu semua, harus diakui jenis makanan ini baik untuk mengurangi efek negatif racun dari berbagai bahan kimia dan pestisida.
Istilah makanan organik tidak sepenuhnya mengacu pada objek makanan tersebut. Namun menyangkut bagaimana proses produksi dan pengolahan makanan. Jadi ada benarnya anggapan jenis makanan diproduksi tanpa menggunakan bahan-bahan kimia beracun.
Sampai sekarang kita tak bisa lepas sepenuhnya dari residu kimia dan pestisida. Contohnya tanah masih tetap mengandung bahan kimia karena penggunaan pupuk urea. Atau polusi udara dan air yang juga turut memberikan andil. Ini karena tidak semua petani Indonesia menggunakan sistem pertanian ekologis – memperhatikan kaidah kesehatan dan lingkungan.
Jadi, apa alasan kuat yang bisa diajukan untuk memilih makanan jenis ini.

Alasan

Hippocrates, pemikir ilmu kesehatan modern, mengungkapkan biarkan makanan menjadi obat Anda dan biarkan obat menjadi makanan Anda. Pemikiran Hippocrates tersebut sekarang digali ulang sebagai landasan mengapa kita seharusnya memilih makanan.
Alasan yang berikutnya adalah masalah masa depan. Generasi penerus kita tidak seharusnya menerima akibat negatif dari apa yang kita lakukan sekarang. Hasil studi terakhir membuktikan bahwa anak-anak terkena empat kali lebih banyak efek pestisida daripada orang dewasa.
Sampai sekarang tercatat setidaknya ada delapan jenis pestisida dalam makanan yang dapat menyebabkan kanker. Pilihan makanan yang non-residu kimia dan pestisida saat ini akan membawa pengaruh penting pada kesehatan generasi mendatang.
Juga masalah ini bersangkutan dengan kemauan kita melindungi kualitas air. Seperti kita tahu, dua pertiga dari tubuh kita mengandung air. Air juga memenuhi dua pertiga isi bumi ini. Air sangat penting bagi kehidupan manusia. Tapi, hingga sekarang diperkirakan kebanyakan air tanah telah tercemar oleh pestisida.
Sudah ada 38 negara yang tingkat pencemaran airnya melebihi ambang batas, dan mirisnya berarti lebih dari setengah penduduk negara tersebut meminum air tercemar tadi.
Alasan lain adalah penghematan energi. Kebanyakan pertanian modern sekarang menggunakan bahan bakar minyak bumi. Hingga mencapai total 12 persen yang dikonsumsi oleh sektor tersebut. Berarti banyak energi yang dibutuhkan untuk memproduksi pupuk kimia daripada untuk mengolah dan memanen tanaman.
Secara kesehatan, pestisida ternyata bisa juga menyebabkan kanker. Hampir 1,4 juta kasus kanker di dunia disebabkan oleh bahan ini. Ternyata pestisida juga memberikan pengaruh pada cacat kelahiran, kerusakan syaraf dan mutasi genetik.
Memilih makanan ini berarti kita juga menolong kelangsungan hidup petani. Secara kesehatan, para pekerja pertanian terancam saat harus menggunakan pestisida. Ini karena aturan penggunaan pestisida di negara berkembang belum menjamin keamanan penggunaannya. Hingga sekarang diperkirakan satu juta petani mengalami keracunan pestisida per tahunnya. Beberapa jenis pestisida yang dilarang digunakan di negara AS ternyata masih diproduksi dan diekspor ke negara-negara berkembang tersebut.

Keuntungan
Memilih makanan organik ini bila dilihat dari segi nutrisi, ternyata mengandung kandungan gizi lebih baik dibandingkan dengan bahan pangan non-organik. Sehingga secara logika berarti lebih membantu proses pertumbuhan dan perbaikan tubuh bila mengalami masalah.
”Makanan juga jenis ini juga ternyata lebih hemat”, demikian menurut penuturan Ibu Bibong Widyarti D, salah seorang pengguna jenis makanan organik. Hal tersebut bisa dimungkinkan karena jenis makanan ini lebih lama basi, hingga tidak banyak beras yang terbuang, lanjutnya menguatkan.
Jadi, bukanlah hal yang merugikan bila kita memutuskan menggunakan jenis produk makanan organik sebagai alternatif makanan keluarga kita di rumah. Untungnya adalah penghematan proses produksi dan mengurangi tingkat kerusakan lingkungan di bumi yang kita cintai ini, jadi Makanan Organik Membuat Hidup Sehat

Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Nyoman Maulana Seorang Leader Melilea Konsultan Call: 021-98712280
Bisnis Organik Konsultasi Kesehatan Tips Hidup Sehat Melilea

http://melilea-organik.com

Kejahatan dalam Produk Susu Dan Makanan

SUSU dan produk berbasis susu telah menjadi ancaman baru bagi kesehatan masyarakat. Itu terjadi setelah pemerintah China mengumumkan pekan lalu bahwa produk susu di negeri itu mengandung melamin, bahan kimia plastik yang berbahaya bagi kesehatan.
Korban sudah berjatuhan. Puluhan ribu anak di China menderita sakit. Tidak sedikit di antara mereka yang meninggal dunia.
Yang mengkhawatirkan, susu dan produk makanan berbasis susu buatan China itu juga beredar di Indonesia, akankah Kejahatan dalam Produk Susu Dan Makanan ini terus beredar di indonesia?

produk susu

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM) dan Departemen Kesehatan (Depkes) telah mengumumkan ada sekitar 28 produk makanan di negeri ini yang berbahan baku susu produksi China. Mulai produk susu untuk orang dewasa, es krim, kue, permen, hingga berbagai produk makanan lainnya. Semua produk tersebut mulai Selasa (23/9) resmi ditarik dan dilarang beredar hingga waktu yang belum ditetapkan.
Langkah Badan POM dan Depkes tersebut patut diapresiasi. Sayangnya, sedikit terlambat. Banyak di antara produk dan merek yang diumumkan Badan POM ternyata sejak lama beredar luas. Itu mengerikan dan menakutkan.
Geger makanan dan minuman yang terpapar zat berbahaya sesungguhnya bukan baru kali ini terjadi. Meskipun masih pro-kontra, sebelumnya beredar hasil penelitian yang menyebutkan sebagian susu formula di Indonesia terpapar bakteri berbahaya. Ada pula hasil laut, daging, ayam potong, dan bahan makanan lain yang diawetkan dengan formalin, zat kimia yang tidak kalah berbahaya bila terkonsumsi. Juga marak ditemukan makanan kemasan kedaluwarsa serta daging busuk daur ulang yang beredar di pasar, serta banyak lagi ketidaklumrahan lain soal ketidakhigienisan yang terus berlangsung dalam rantai makanan kita.
Kasus susu terpapar melamin hanyalah indikator betapa ancaman kesehatan melalui makanan dan minuman tidak saja telah mencapai level semakin membahayakan, tetapi juga terjadi semakin meluas.
Setiap hari semakin banyak jenis produk makanan dan minuman tidak sehat beredar di pasar. Setiap saat semakin besar jumlah anggota masyarakat yang berada dalam bahaya.
Ironisnya, perlindungan terhadap konsumen atas serangan teror melalui produk makanan dan minuman itu justru semakin jauh dari mencukupi.
Sangat disesalkan bila Depkes dan Badan POM selama ini lebih sering merespons kasus-kasus seperti itu secara reaktif daripada proaktif dan preventif.
Semestinya, ada upaya-upaya sistematis-implementatif untuk menihilkan ancaman dan menyingkirkan bahaya sebelum produk makanan dan minuman memasuki pasar. Dengan demikian, makanan, minuman, dan obat-obatan yang beredar adalah produk yang 100% terjamin kesehatannya.
Membuat, mendistribusikan, serta menjual makanan dan minuman tidak sehat adalah kejahatan besar. Tetapi, membiarkan hal itu terus berlangsung adalah kejahatan yang jauh lebih besar lagi.
Karena itu, upaya law enforcement tidak saja harus ditegakkan, tetapi juga harus menjamin bahwa siapa pun pelaku kejahatan di domain ini mendapatkan hukuman seberat-beratnya.
Dalam perkara kesehatan publik, negara terlihat sangat abai. Tidak cuma dalam kesehatan produk makanan, tetapi merebaknya kembali penyakit-penyakit yang telah hilang, seperti malaria, adalah indikasi yang amat mencemaskan.
Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Nyoman Maulana Seorang Leader Melilea Konsultan Call: 021-98712280
Bisnis Organik Konsultasi Kesehatan Tips Hidup Sehat Melilea
melilea-organik.com

Pola Makanan Sehat adalah Gaya Hidup

Bersama melilea gaya hidup sehat bukan hanya sekedar impian, makanan sehat yang praktis dan murah. Kini Pola Makanan Sehat adalah Gaya Hidup keluarga.
produk makanan sehat

Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Nyoman Maulana Seorang Konsumen Melilea Konsultan Call: 021-98712280
Bisnis Organik Konsultasi Kesehatan Tips Hidup Sehat Melilea

melilea-organik.com

Menjaga Inner Health dan Beauty

Kesehatan tubuh, atau inner health, pun turut memengaruhi penampilan luar Anda, lho! Apalagi rentetan kesibukan di tempat kerja, merokok, makanan cepat saji dan berminyak, hang out dan clubing sampai pagi, stres, dan sederet aktivitas gaya hidup yang menyita waktu Anda, telah membuat tubuh “tersiksa”. Tahukah Anda, semua aktivitas tadi telah membuat sebagian organ tubuh bekerja lebih keras, terutama hati.

Aktivitas berlebih tanpa diimbangi nutrisi yang cukup dan baik, akan menurunkan kualitas kulit, salah satunya terjadi proses penuaan dini. Jika tak segera diatasi, penyakit lebih serius akan lebih mudah menghampiri, bahkan kanker.

Jadi, mulailah dari sekarang Menjaga Inner Health dan Beauty, melalui cara yang sehat. Berikut kiat-kiatnya:

1. Cara paling efektif “membersihkan” tubuh dari dalam adalah mengonsumsi banyak sayur dan buah segar yang banyak mengandung serat, yang terbukti dapat mendetoksifikasi dan membantu metabolisme tubuh. Selain itu, juga dapat mencegah proses penuaan dini dan datangnya penyakit degeneratif.

2. Ketika perasaan pusing, cepat letih, tak bergairah, emosi tinggi, dan kulit kusam kerap melanda, lakukan 1 hari detoksifikasi dengan hanya minum jus di setiap akhir minggu, saat semua aktivitas tak lagi menyiksa.

3. Agar tubuh tak terlalu mengalami perubahan drastis, jangan langsung mengosongkan perut dengan cuma mengonsumsi jus saja. Cobalah makan ½ menu makan utama dengan porsi jus buah atau sayur lebih sering (2-3 jam sekali minum jus tanpa gula), agar kadar gula dalam darah stabil. Namun, jika sedang hamil, diabetes, epilepsi, atau menderita penyakit tertentu, jangan ikuti cara ini. Sumber Kompas

Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Nyoman Maulana Seorang Leader Melilea Konsultan Call: 021-98712280
Bisnis Organik Konsultasi Kesehatan Tips Hidup Sehat Melilea

melilea-organik.com